Dirayakan Selama 5 Hari, Dimeriahkan Pameran Batu Akik

149
KOTA KREATIF DUNIA : Kota Pekalongan ditetapkan Unesco sebagai Kota Kreatif Dunia karena perkembangan di bidang kerajinan dan seni rakyat yang sangat bagus. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERTUNJUKAN WAYANG : HUT Kota Pekalongan ke-109 juga dimeriahkan dengan pagelaran wayang sebagai warisan budaya nenek moyang bangsa Indonesia. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERTUNJUKAN WAYANG : HUT Kota Pekalongan ke-109 juga dimeriahkan dengan pagelaran wayang sebagai warisan budaya nenek moyang bangsa Indonesia. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEKAN KREATIF NUSANTARA : Perayaan HUT Kota Pekalongan ke-109 digelar Pameran Ekonomi Kreatif Kuliner dan Seni Budaya ke-4 di Lapangan Jetayu Kota Pekalongan. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEKAN KREATIF NUSANTARA : Perayaan HUT Kota Pekalongan ke-109 digelar Pameran Ekonomi Kreatif Kuliner dan Seni Budaya ke-4 di Lapangan Jetayu Kota Pekalongan. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KOTA KREATIF DUNIA : Kota Pekalongan ditetapkan Unesco sebagai Kota Kreatif Dunia karena perkembangan di bidang kerajinan dan seni rakyat yang sangat bagus. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KOTA KREATIF DUNIA : Kota Pekalongan ditetapkan Unesco sebagai Kota Kreatif Dunia karena perkembangan di bidang kerajinan dan seni rakyat yang sangat bagus. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

HARI ini, Rabu 1 April 2015, Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan ke-109. Untuk memeriahkan acara tersebut, digelar pesta perayaan bersama rakyat selama 5 hari hingga Minggu 5 April 2015 mendatang. Bagaimana kemeriahannya?

BERAGAM acara akan disajikan lebih istimewa, dalam rangka memperingati HUT Kota Pekalongan. Acara pembuka dimulai Rabu pagi ini (1/4), dengan Kirab Budaya serta istighotsah di Lapangan Jetayu mulai pukul 06.00. Dilanjutkan dengan beragam acara lainnya, mulai dari Pekan Kreatif Nusantara, Festival Kuliner Tradisional, Pekalongan Street Art Fest Heritage Mural and Graffity, pertunjukan wayang dan berbagai perlombaan menarik lainnya.

“Perayaan HUT kali ini, akan lebih spesial dan berbeda dari tahun–tahun sebelumnya. Tak hanya satu hari, tapi lima hari,” kata Wali Kota Pekalongan, M Basyir Ahmad kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Selain digelar seminar yang diselenggarakan Bank Indonesia tentang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015, akan dilakukan juga beberapa penandatanganan perjanjian kerjasama dengan perguruan tinggi seperti Univeritas Gunadarma dan perjanjian dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Sejumlah menteri juga akan hadir dan menjadi pembicara dalam seminar tersebut. Di antaranya Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono. Ada juga tokoh terkenal seperti Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Antar Principal Achiteck, Yori serta desainer dari Kota Semarang berkelas dunia, Anne Avantie.

”Besok (hari ini, red), kita secara resmi akan menerima penghargaan dari Unesco sebagai Kota Kreatif Dunia. Ini merupakan kado HUT Kota Pekalongan yang sangat menarik,” ucapnya saat konferensi pers dengan media pada, di Balai Kota Pekalongan, Selasa (31/3) kemarin.

Wali kota yang menjabat selama dua periode ini menegaskan bahwa julukan Kota Pekalongan sebagai Kota Batik Dunia tetap akan selamanya melekat. Karena Kota Pekalongan bisa mendapatkan penghargaan dan diakui sebagai Kota Kreatif Dunia lantaran perkembangan di bidang kerajinan dan seni rakyat yang sangat bagus. “Kini kita harus bangga bisa menjadi salah satu jejaring Kota Kreatif Unesco,” terangnya.

Dengan pengakuan tersebut, imbuhnya, Kota Pekalongan berhak menempelkan logo Unesco. Apalagi bulan Mei mendatang di Kanazawa Jepang, Kota Pekalongan akan diperkenalkan sebagai sesama kota kreatif di dunia. Sehingga Kota Pekalongan bisa promo ke seluruh dunia. “Dengan adanya pengakuan ini, mengharuskan Kota Batik lebih berkembang dari segala hal. Jika kualitasnya menurun, gelar tersebut akan dicabut,” ingatnya.

Menurut Basyir, penghargaan sebagai Kota Kreatif Dunia akan diberikan secara simbolis oleh Unesco kepada Republik Indonesia (RI) dengan diwakili Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman. Baru kemudian diserahkan kepada Wali Kota Pekalongan, Basyir Ahmad.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Pekalongan, Dwi Arie Putranto menambahkan bahwa masih banyak acara pendukung yang digelar Pemkot Pekalongan untuk menghibur masyarakat Kota Pekalongan. Akan ada Panggung Pentas Kreativitas Seni Budaya yang digelar di Lapangan Jetayu. Dalam kesempatan tersebut akan ditampilkan beragam aksi kreativitas seniman Pekalongan. Mulai dari seni tradisional seperti wayang kulit, tari tradisional, seni modern band serta tari kontemporer.

Sedangkan dalam Pameran Pekan Kreatif Nusantara, akan dimeriahkan 140 stand dari berbagai institusi, pemerintah, BUMN dan perusahaan swasta serta 30 stand kuliner. “Tentunya yang menarik adalah stand batu akik yang berjumlah 15 stand. Sengaja kami datangkan para perajin dari Purwokerto, Purbalingga dan Banyumas,” ucap Dwi.

Acara HUT Kota Pekalongan juga akan dimeriahkan dengan gelaran Sepeda Sehat, Jalan Sehat, Lintas Alam dengan hadiah ratusan juta rupiah dengan hadiah utama mobil. Selain itu, akan ada penyematan pin dan bagi-bagi 10 ribu pin logo Pekalongan dan pin ajakan untuk bekerja keras. “Gelaran acara akan ditutup dengan event Batik Run Colour pada 26 April 2015 di Lapangan Jetayu,” tandasnya. (han/adv/ida)