TNI Ikut Ramaikan Panen Raya

133
PANEN: Aparat TNI dari jajaran Koramil 12 Brangsong, Kodim 0715 Kendal membantu panen raya di Desa Brangsong, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PANEN: Aparat TNI dari jajaran Koramil 12 Brangsong, Kodim 0715 Kendal membantu panen raya di Desa Brangsong, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PANEN: Aparat TNI dari jajaran Koramil 12 Brangsong, Kodim 0715 Kendal membantu panen raya di Desa Brangsong, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Puluhan anggota Koramil 12 Brangsong, Kodim 0715 Kendal tampak tidak canggung ketika harus turun ke sawah. Mereka bersama dengan petugas peyuluh lapangan (PPL) Kantor Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan Kendal dan Penyuluh Pertanian Kecamatan Brangsong ikut membantu melakukan panen raya, kemarin.

Panen raya perdana diawali di Desa Sidorejo Brangsong. Hasilnya mengalami peningkatan di banding tahun lalu. Program TNI membantu para petani dalam panen raya ini merupakan upaya untuk mewujudkan swasembada pangan pada tahun 2015.

Mantri pertanian Kecamatan Brangsong, Setyabudi mengatakan, hasil panen padi tahun ini meningkat cukup drastis di banding tahun sebelumnya.Tanaman padi petani yang ditanam di lahan seluas satu hektar dapat menghasilkan 9,76 ton gabah basah. Padahal targetnya hanya 7 ton per hektar gabah basah. “Patut disyukuri, hasil panen tahun melampaui targat. Yang menggembirakan lagi sejak awal musim tanam hingga jelang akan dilakukan panen ini, tidak ada serangan hama,” katanya, kemarin.

Ia menambahkan, untuk lahan pertanian produktif di Kecamatan Brangsong ada 1.300 hektar sawah. Targetnya dalam satu tahun bisa menghasilkan gabah basah 18.200 ton gabah. Namun setelah panen pardana hasilnya ternyata melebihi terget yakni 9,76 ton gabah basah lebih tinggi 2,76 ton perhektarnya.

Babinsa Desa Sidorejo, mewakili Danramil Brangsong Sertu Dadang Faridelis mengatakan, panen raya perdana ini cukup bagus. Bahkan hasilnya melebihi terget, yakni 7 ton per hektar. TNI, tujuannya tidak lain untuk mengamankan negara atau perang. Tapi TNI juga harus berperan aktif mengisi kemerdekaan denan ikut menciptakan swasembada pangan. “TNI ikut membantu pelaksanaan panen raya serta untuk mengetahui secara langsung hasil dan keadaan pertanian yang ada diwilayah Kecamatan Brangsong. Untuk itulah seluruh anggota koramil diterjunkan pada kegiatan ini,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan TNI tidak hanya saat panen saja. Tetapi juga sudah terjun sejak mulai pembibitan hingga panen turun tangan membantu dan mengawasi. Bersama gabungan kelompok tani TNI selalu memberikan sosialisasi pada petani tentang pertanian yang baik serta memberikan penjelasan paska panen. “Dengan begitu, seusai panen para petani bisa memahami apa yang harus dilakukan dan dipersiapkan guna menghadapi musim tanam selanjutnya,” tambahnya. (bud/fth)