HARUS IDEAL: Salah seorang anggota Polres Temanggung sedang diperiksa kesehatannya oleh tim dokter Polda Jateng. (ISSATUL HANI’AH/RADAR KEDU)
HARUS IDEAL: Salah seorang anggota Polres Temanggung sedang diperiksa kesehatannya oleh tim dokter Polda Jateng. (ISSATUL HANI’AH/RADAR KEDU)
HARUS IDEAL: Salah seorang anggota Polres Temanggung sedang diperiksa kesehatannya oleh tim dokter Polda Jateng. (ISSATUL HANI’AH/RADAR KEDU)

TEMANGGUNG—Ratusan anggota Polres Temanggung, Senin (30/3) kemarin, menjalani tes kesehatan. Tujuannya, untuk memeriksa kondisi kesehatan dan kejiwaan semua anggota.

Pada tes kesehatan kali ini, pengendalian berat badan menjadi target utama. Sebab, berat badan yang tidak ideal, akan mempengaruhi kinerja polisi.

Kepala Sub-Bidang Kesehatan Kepolisian Biddokkes Polda Jawa Tengah AKBP dr Adi Purwanto mengatakan, berat badan yang berlebihan akan menimbulkan penyakit. Seperti jantung, darah tinggi dan beberapa penyakit lainnya.

Adi menyampaikan, bagi anggota yang memiliki berat badan tidak ideal, akan dimasukkan pada program khusus. “Sebenarnya semua cek kesehatan dilakukan. Tapi pengecekan berat badan menjadi target pemeriksaan. Sebab anggota yang memiliki berat badan tidak ideal, menjadi penghalang bagi anggota dalam menjalani tugas melayani masyarakat,” ujarnya.

Tes minimal dilakukan sekali dalam setahun. Namun karena kesibukan tugas dan kewajiban melayani masyarakat, maka tes kesehatan dilakukan dalam dua tahapan.
“Setahun hanya sekali. Namun pada saat pemeriksaan kesehatan berjalan, ada anggota yang harus menjalankan tugas. Jadi dibagi menjadi dua tahap,” katanya.

Masih menurut Adi, semua anggota Polri yang berada di wilayah Polda Jawa Tengah, wajib menjalani tes kesehatan. Pelaksanaan tes meliputi fisik, postur tubuh, tinggi dan berat badan. Juga radiologi, pemeriksaan laboratorium dan tes kejiwaan.

Ditanya soal tes narkoba, Adi mengatakan, pemeriksaan kali ini fokus pada pemeriksaan kesehatan, bukan tes narkoba. Hanya saja, dari tes urine yang dilakukan, bisa saja dilakukan tes narkoba.

Terkait tes kejiwaan, ada beberapa tes yang dijalankan sesuai standar peraturan internasional “Hasilnya akan ditindaklanjuti akan didiskusikan dengan Kapolres. Tentu hasil tes juga akan mempengaruhi karier dan jabatan,” tandasnya.

Kapolres Temanggung AKBP Dwi Indra Maulana menambahkan, untuk tahap pertama, setidaknya 186 anggota telah mengikuti tes kesehatan. Kemungkinan akan terus bertambah, hingga akhir pelaksanaan tes.

“Jika sampai selesai nanti, kemungkinan 200-an lebih anggota yang menjalani tes. Sisanya dari jumlah total anggota sebanyak 660, akan menjalani tes kesehatan pada tahap berikutnya.” (mg3/isk)