Bambang Pacul Bantah Ingin Nyalon Gubernur

163
Bambang Wuryanto. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Bambang Wuryanto. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Bambang Wuryanto. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah, Bambang Wuryanto membantah dirinya mengincar kursi Gubernur Jateng pada 2018 mendatang. Sinyalemen tersebut sebelumnya muncul lantaran Bambang yang sudah menjabat Ketua DPP PDIP, turun dan memimpin kepengurusan parpol berlambang banteng moncong putih di Jateng.

”Saya menjadi Ketua DPD bukan karena ingin jadi Gubernur atau Bupati/Wali Kota. Jadi siapa pun yang ingin nyalon gubernur, tidak perlu khawatir dengan saya,” ujar Bambang meyakinkan. Selain menjadi Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang saat ini masih menjabat Ketua DPP PDIP Bidang Energi dan Pertambangan. Legislator dari dapil Jateng V (Kabupaten Karanganyar, Sragen, Wonogiri) itu juga menjadi Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI.

Menurut pria yang akrab disapa Bambang Pacul tersebut, dirinya memimpin PDIP Jateng karena mengambil jalan satria, yaitu berjuang untuk partai. Khususnya guna mempersiapkan pilkada serentak di 21 Kabupaten/Kota. Bambang yang memegang teguh falsafah Jawa ini menuturkan selain laku satria, dalam budaya Jawa ada yang memilih laku praja, hingga pandhita. ”Jalan satria ini yang saya pilih. Buktikan saja ucapan saya nanti. Saya tidak akan menjilat ludah sendiri,” paparnya didampingi Sekretaris DPD, Bambang Kusriyanto.

Ditanya terkait jabatannya yang dobel di DPD Jateng dan DPP, Bambang mengaku akan menyerahkannya ke Kongres PDIP yang akan digelar di Bali pada 9-12 April nanti. ”Kalau itu terserah Kongres lah. Kalau jabatan di DPP mau diambil ya diambil saja,” tandasnya.

Menurutnya fokus DPD saat ini adalah mempersiapkan pelaksanaan pilkada serentak. ”Pilkada serentak ini membuat kita agak sulit melakukan gotong royong bersama-sama seperti dulu,” imbuhnya.

Bendahara DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng menyatakan kursi Ketua DPD tidak selalu dijadikan batu loncatan untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Jateng. ”Kan belum ada sejarahnya Ketua DPD PDIP Jateng nyalon jadi gubernur,” ungkapnya. (ric/ce1)