Diarak dengan Gerobak, Ajarkan Sederhana

362
KESEDERHANAAN : Pastor Matheus Sukmawanto Pr diarak dengan gerobak dalam prosesi Minggu Palma di Gereja Gubug Selo Merapi Kecamatan Dukun, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
KESEDERHANAAN : Pastor Matheus Sukmawanto Pr diarak dengan gerobak dalam prosesi Minggu Palma di Gereja Gubug Selo Merapi Kecamatan Dukun, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
KESEDERHANAAN : Pastor Matheus Sukmawanto Pr diarak dengan gerobak dalam prosesi Minggu Palma di Gereja Gubug Selo Merapi Kecamatan Dukun, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)

MUNGKID— Perayaan Minggu Palma umat Katolik di Kabupaten Magelang berlangsung meriah dan penuh khidmat. Prosesi pembuka pekan suci Paskah dalam gereja Katolik ini menggambarkan Yesus Al-Masih diarak masuk kota Yerusalem sebelum disalibkan di Golgota.

Di Gubug Selo Merapi Desa Mangunsoko Kecamatan Dukun, prosesi Minggu Palma ini dilakukan dengan cara yang unik. Pastor pemimpin ritual diarak dengan gerobag seperti saat Yesus memasuki Yerussalem.

Prosesi diikuti oleh anak misdinar, petugas koor, pastur dan umat. Rm. Matheus Sukmawanto, Pr kemudian memberkati daun palma dalam prosesi misa suci itu.
Di Gereja Santo Rafael Kalinegoro, Mertoyudan, ratusan umat berjalan dari lapangan parkir gereja yang berjarak sekitar 100 meter dari gereja tempat misa ekaristi dilangsungkan. Arak-arakan dimulai sekitar pukul 07.00 dan dipimpin oleh Pastor Florentinus Suryanto Hadi SJ.

Dalam homilinya, Pastor Florentinus Suryanto Hadi SJ mengatakan, Yesus diarak bagai seorang raja. “Yesus dinaikkan keledai, menggambarkan kerendahan hati. Ini mengajarkan kita akan kesederhanaan. Minggu Palma ini, mengajak kita untuk ikut dalam misteri kebangkitan Yesus,” katanya.

Dalam kesempatan itu dia menegaskan makna Yesus disalib. ”Dia (Yesus) lakukan, karena teguh memegang prinsip. Yesus tidak ikut arus kehidupan pada zaman itu. Yesus berani melawan ketidakadilan yang ia alami,” kata dia.

”Yesus sangat kuat memegang prinsipnya. Karena itu, kita harus meneladaninya, dengan memegang prinsip kita yakni cinta kasih. Itu yang harus kita teladani,” katanya.

Sementara itu, untuk merayakan Paskah di Gereja St Rafel Kalinegoro ini, juga diadakan aneka kegiatan. Diawali dengan donor darah dan pasar murah. Diakhiri misa paskah dan pentas seni dari Orang Muda Katolik (OMK) dan Pendidikan Iman Anak (PIA) Minggu (5/4) mendatang. (vie/lis)