Logo_PPSM_Sakti_MagelangWEB

MAGELANG— Tim kebanggaan Kota Magelang, PPSM sore ini kembali menjalani laga ujicoba melawan Persikas Kabupaten Semarang di Stadion dr Moch Soebroto Kota Magelang. Pelatih PPSM Inyong Lolombulan akan mencoba pemain baru dan lapis kedua dalam laga ini. Selasa (31/3) mendatang, PPSM juga akan menghadapi PSS Sleman.

“Tidak mungkin kalau hanya jeda dua hari kami paksakan (pemain utama) untuk main, supaya besok selasa depan juga bisa tampil maksimal. Tidak ada salahnya untuk menjamu Persikas, kami tampilkan pemain lapis dua,” katanya Jumat (27/3).

Pemain PPSM secara umum sudah siap teknik, fisik dan mental menghadapi pertandingan nanti sore. Pemain akan diberi kebebasan berimprovisasi di lapangan, tapi dengan permainan dari kaki ke kaki.

“Untuk formasi ada dua opsi, pertama 4-2-3-1 atau yang kedua 3-5-2, sedangkan striker yang kami pasang adalah Mustaqim dan Ainul,” katanya.

Dalam latihan kemarin, tampak 2 pemain baru yang mencoba mengadu nasib di PPSM. Mereka adalah eks gelandang Persita Tangerang Hery Nowian Chaniago dan eks bek Persigubin Gunung Bintan John. Rencananya, beberapa pemain dari Jawa Timur juga akan ikut seleksi.

“Keduanya (Hery dan John, red) sudah ikut berlatih sejak Kamis (26/3) kemarin. Rencananya, keduanya akan kami coba melawan Persikas Kabupaten Semarang Sabtu besok,” jelas Inyong.

Dijelaskannya, sebenarnya PPSM lebih membutuhkan pemain di posisi ujung tombak. Sebab saat ini Macan Tidar baru memiliki 1 striker. “Kami masih membutuhan paling tidak dua pemain lagi. Kalau bisa, satu diantaranya yang sudah jadi. Pemain tengah dan belakang juga masih membutuhkan, tapi tidak begitu mendesak,” tuturnya.

Sementara itu, Persikama Kabupaten Magelang juga terus mempersiapkan diri jelang Liga Nusantara dengan memperbanyak uji coba. Minggu (29/3) besok pasukan kuning hitam ini akan menghadapi PSS Sleman 1976 yang sama-sama berkompetisi di liga kasta ke III itu.

“Kami berharap laga besok kembali meraih hasil postif. Kita memang ingin perbanyak uji coba untuk mematangkan tim,” kata Manajer Persikama Sukardiyono, kemarin.

Laga melawan tetangga tuanya itu, kata dia, merupakan uji coba terakhir Persikama, sebelum tandang ke kandang Persik Kendal, pada laga perdana Liga Nusantara Rabu (1/4) mendatang.

“Sebenarnya laga uji coba melawan Persiharjo kemarin, merupakan laga uji coba terakhir. Namun melihat antusiasme penonton, suporter dan manajemen, kami agendakan uji coba sekali lagi,” kata dia.

Untuk persiapan teknis, kata dia, pihaknya masih menunggu izin dari kepolisian. Menurutnya, secara lisan, sudah ada lampu hijau dari pihak keamanan.

“Untuk pelatih, manajemen dan Ascab tidak ada masalah. Kami tinggal nunggu izin dari kepolisian saja,” ungkapnya.
Pada laga uji coba kedua besok, pihaknya mencetak 10 ribu tiket. “Untuk harganya, tribun tertutup di sebelah barat, dijual Rp 5 ribu dan terbuka di sebelah timur Rp 10 ribu,” pungkas Goodres didampingi ketua panpel stadion Kabupaten Magelang, Subur.

Pelatih Persikama, Tommy Parsep mengatakan bakal menyiapkan tim yang berbeda dibanding melawan Persiharjo kemarin. “Ini kami lakukan, karena kick off linus tinggal beberapa hari ke depan. Kami tidak ingin terjadi apa-apa dengan pemain,” kata pelatih Persikama, Tommy Parsep, Jumat (27/3).

Sejauh ini, Persikama memiliki 25 pemain yang disiapkan ke liga nusantara. Karena itu, pihaknya telah menyiapkan strategi dan komposisi lain untuk menjamu PSS 1976 besok.

Hanya saja, mantan pelatih Persikota Tangerang itu menolak jika pemain yang disiapkan itu merupakan pemain pelapis. “Di sini (Persikama) tidak ada pemain inti atau pelapis. Semua pemain memiliki kemampuan relatif sama. Hanya karena uji coba terlalu dekat dengan laga pembuka linus, kami harus membagi pemain. Terus terang, kami tidak ingin mengecewakan suporter. Kami ada juga karena mereka,” ungkapnya. (mg2/vie/ton)