TINGKATAN PEREKONOMIAN: Sejumlah personel TNI Koramil 09/Kaloran gotong royong bersama warga melebarkan akses jalan. (Kodam IV for Jawa Pos Radar Semarang)
TINGKATAN PEREKONOMIAN: Sejumlah personel TNI Koramil 09/Kaloran gotong royong bersama warga melebarkan akses jalan. (Kodam IV for Jawa Pos Radar Semarang)
TINGKATAN PEREKONOMIAN: Sejumlah personel TNI Koramil 09/Kaloran gotong royong bersama warga melebarkan akses jalan. (Kodam IV for Jawa Pos Radar Semarang)

TEMANGGUNG – Akses jalan Dusun Kauman menuju Dusun Mijen, Desa Kaloran, dilebarkan. Hal itu demi kepentingan jalan usaha tani masyarakat sekitar. Warga pun merelakan sebagian lahannya untuk pelebaran jalan. Rencananya akses yang awalnya 1 meter dilebarkan menjadi 3 meter, dengan panjang 400 meter.

Hal tersebut disampaikan Slamet Eko Wantoro salah satu tokoh masyarat dan juga sebagai anggota DPRD Kabupaten Temanggung di sela-sela kegiatan Karya Bhakti pelabaran jalan. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 anggota Kodim 0706/Temanggung dan 200 warga, pada (22/3) lalu.

Slamet mengatakan, di sekitar jalan tersebut terdapat sekitar 20 hektare tanah kering yang diproyeksikan menjadi lahan persawahan. Saat ini masyarakat sudah mulai membuat lahan pertanian. Di lahan tersebut terdapat saluran irigasi yang kurang maksimal digunakan dan kurang terawat. ”Dengan keberadaan jalan tersebut akan mendukung kegiatan warga untuk mengolah lahan pertanian, karena kendaraan roda empat akan bisa masuk ke area persawahan mengangkut pupuk atau hasil pertanian,” terangnya.

Sementara itu, Kapten Kav Nuryanto Danramil 09/Kaloran melalui Babinsa Koramil Kaloran Pelda sungkono mengatakan, 50 personel diterjunkan untuk membantu pelebaran jalan usaha tani tersebut sebagai wujud dukungan dan turut menyukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan oleh pemerintah. ”Dengan program upaya khusus, diharapkan dengan keberadaan jalan tersebut dapat meningkatkan hasil pertanian di wilayah Kaloran,” tandasnya. (*/zal/ce1)