Kosek Bandungan, Sita Upal dan 2 PK

311
PERIKSA UPAL : Kapolres Semarang, AKBP Muslimin Ahmad paling kiri memeriksa uang yang diduga palsu yang disita dari tamu Hotel Tri Kusuma Bandungan, Rabu (25/3) kemarin. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERIKSA UPAL : Kapolres Semarang, AKBP Muslimin Ahmad paling kiri memeriksa uang yang diduga palsu yang disita dari tamu Hotel Tri Kusuma Bandungan, Rabu (25/3) kemarin. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERIKSA UPAL : Kapolres Semarang, AKBP Muslimin Ahmad paling kiri memeriksa uang yang diduga palsu yang disita dari tamu Hotel Tri Kusuma Bandungan, Rabu (25/3) kemarin. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BANDUNGAN-Kawasan tempat hiburan di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, kembali dirazia petugas Polres Semarang, Rabu (25/3) kemarin. Sejumlah tempat karaoke dan hotel disisir. Hasilnya dua pemandu karaoke (PK) di bawah umur berhasil diamankan dari tempat Karaoke Citra Dewi dan Dinasty yakni UT, 17 dan NN, 17.

Selain itu, polisi juga mengamankan tiga orang tamu Hotel Tri Kusuma yang kedapatan membawa uang palsu (upal) pecahan Rp 100 ribu sebanyak 300 lembar dan uang tunai Rp1,2 juta, uang dolar pecahan 1 dolar sebanyak 41 lembar, 36 kartu ATM, 3 buku tabungan, dan tujuh ponsel.

Tamu itu, berinisial AH, 34, warga Mustika Jaya Bekasi; MG, 49, warga Sawojajar, Malang; dan RS, 46, warga Bacuhkikih, Parepare, Sulawesi Selatan. Ketiganya langsung digelandang ke Mapolres Semarang untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolres Semarang, AKBP Muslimin Ahmad yang ikut dalam operasi tersebut mengatakan, ketiga orang yang kedapatan membawa uang Ipin-Upin (uang mainan) tersebut diamankan dari dua kamar terpisah. Selain di dalam kamar, uang tersebut juga ditemukan mobil Toyota Avanza hitam B 1409 KMJ.

“Kami masih akan mendalami penyelidikan terhadap ketiga orang yang kedapatan membawa uang Ipin-Upin. Selain itu juga mengamankan dua pekerja karaoke yang masih di bawah umur,” kata Muslimin Ahmad.

Dalam operasi tersebut, polisi juga menemukan minuman keras (miras) impor tanpa cukai yang diduga palsu di dalam mobil Nissan Grand Livina H 9201 JE. Selain itu anggota Sat Lantas Polres Semarang yang ikut dalam operasi menemukan mobil Toyota Rush berplat nomor palsu di Hotel Tri Kusuma. Mobil tersebut ditemukan menggunakan plat nomor K 8989 F, setelah diperiksa ternyata mobil tersebut milik pemerintah dengan plat merah nopol K 89 F. Namun pemilik mobilnya malam itu sulit ditemukan.

“Razia ini akan terus ditingkatkan untuk mengantisipasi aksi kejahatan. Sasaran utamanya tempat hiburan, agar tidak ada penyalahgunaan narkoba, kriminalitas serta eksploitasi anak di bawah umur dari sini,” ungkap Kapolres.

Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Herman Sophian menambahkan, hasil pemeriksaan tiga orang yang kedapatan membawa uang yang diduga palsu itu dilepas sementara, karena belum ada bukti kuat. Kendati demikian kasus tersebut tetap masih dalam proses penyelidikan dan ketiga orang tersebut masih harus menjalani wajib lapor.

“Proses penyelidikan tetap berjalan, uang yang diduga palsu itu tetap kami sita dan kami akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk pembuktian uang tersebut. Selain itu mengecek kepemilikan puluhan kartu ATM tadi,” kata Herman. (tyo/ida)