DOK. PRIBADI
DOK. PRIBADI
DOK. PRIBADI

SEJAK kecil, Sustiyana Intan Arum Sari sudah tertarik dengan dunia entertain, khususnya seni peran dan modeling. Gadis kelahiran Pemalang, 17 Februari 1996 ini mengaku mengawali karir sebagai model dengan mengikuti kelas modeling di Pekalongan saat berusia 7 tahun. ”Saya ikut privat modeling sampai usia 10 tahun. Saat itu, saya masih duduk di bangku SD,” kenang mahasiswi semester 4, jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini.

Saat duduk di bangku SMP, dara yang akrab disapa Arum ini sudah dipercaya menjadi guru kelas modeling bagi anak-anak SD di sanggar yang khusus memberi pendidikan modeling di Pekalongan. ”Barulah saat SMA, saya bergabung di agensi model di Pekalongan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia mengakui, tidak memiliki darah sebagai seorang entertain dari keluarganya. ”Kalau keluarga saya malah nggak ada yang tertarik di dunia entertain. Semuanya jadi pengajar, baik orang tua maupun saudara. Saya sendiri juga kuliah di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris,” ujar gadis berambut panjang sebahu ini.

Dari dunia lenggak-lenggok di atas catwalk itu, sudah puluhan prestasi lomba modeling diraih. ”Aduh, saya lupa Mas jumlah pastinya, yang jelas saya punya lemari etalase besar dan sekarang sudah penuh piala hasil lomba modeling,” tuturnya bangga.

Selain modeling, Arum juga telah merambah di dunia seni peran di Jakarta. Ia bergabung di MD Management. Beruntung, Arum mendapat support penuh dari kedua orang tuanya. ”Orang tua sih medukung saya selagi kegiatan itu positif. Kalau sedang lagi males gitu sih biasanya buka-buka piagam yang udah pernah didapat, biar tahu perjuangan saya sudah sejauh ini, dan nggak boleh males-malesan,” katanya sambil tersenyum manis. (mg23/aro/ce1)