Relokasi Terkendala Lahan

171

BANJARNEGARA: Pemerintah telah berencana akan merelokasi Dusun Jemblung Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar Kabupaten Banjarnegara yang diterjang longsor pada 12 Desember 2014 lalu. Dana dan material untuk membangun permukiman di tempat yang baru telah disiapkan.

“Hanya saja terkendala oleh pemilik tanah (calon relokasi) yang memasang harga tinggi,” jelas Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet dalam peringatan 100 hari musibah longsor di Dusun Jemblung, Minggu (22/3).

Dijelaskannya, warga Jemblung yang selamat harus direlokasi karena rumah mereka masuk dalam zona merah yang rawan longsor. Agar musibah yang merenggut lebih dari 100 nyawa tersebut tidak terulang, maka mereka dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

“Kami (Pemkab Banjarnegara, red) akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu mengawal keluarga korban, hingga proses penempatan warga selesai,” ujarnya.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yang hadir dalam kesempatan ini juga memberikan santunan pada korban longsor yang selamat. “Para warga korban akan menjadi tanggungan negara dengan mendapatkan bantuan jaminan sosial,” ujar Khofifah. (mg5/ton)