Mudah Didownload dan Mudah Dimainkan

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

UNJUK KEBOLEHAN : Sejumlah anak berkebutuhan khusus menampilkan drama dalam seminar aplikasi Game Bagus khusus bagi anak berkebutuhan khusus di Dreamlight Studio di Jalan Ki Sarino Mangun Pranoto, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (23/3) kemarin. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
UNJUK KEBOLEHAN : Sejumlah anak berkebutuhan khusus menampilkan drama dalam seminar aplikasi Game Bagus khusus bagi anak berkebutuhan khusus di Dreamlight Studio di Jalan Ki Sarino Mangun Pranoto, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (23/3) kemarin. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) terutama down syndrome, sekarang ini bisa bermain game secara leluasa. Terutama untuk meningkatkan kemampuan membaca dan kreativitasnya dalam waktu singkat. Seperti apa?

PRISTYONO HARTANTO, Ungaran

GAME yang dibuat oleh putra daerah yang bermarkas di Dreamlight Studio di Jalan Ki Sarino Mangun Pranoto, Ungaran, Kabupaten Semarang dapat diunduh secara gratis. Aplikasi Game Bagus ini, khusus dibuat untuk anak berkebutuhan khusus.

Adalah Eko Nugroho, sang Direktur Dreamlight. Kepada Jawa Pos Radar Semarang mengungkapkan bahwa pembuatan game tersebut karena melihat saat ini banyak anak-anak hingga orang tua yang gila nge-game. Sehingga Eko bersama timnya mencoba membuat game yang tidak hanya bermain, tetapi dapat meningkatkan kepandaian dan kreativitas.

Karena itu pula, terdorong pula untuk menciptakan game untuk anak berkebutuhan khusus, sehingga memudahkan ABK dalam belajar serta meningkatkan kesadaran terkait ABK. Game ini dapat diunduh secara gratis dari google playstore dengan kata kunci Game Bagus atau Aku Bisa Mengenal Warna dan Aku Bisa Membaca.

“Harapan kami, game tersebut dapat digunakan sebagai sarana belajar bagi mereka. Dengan begitu, anak-anak berkebutuhan khusus akan lebih cepat tahu jika memainkan game tersebut rutin,” kata Eko Nugroho, Senin (23/3) kemarin sembari menunjukan model game tersebut melalui smartphone.

Eko meyakinkan bahwa game tersebut mudah dimainkan oleh para ABK. Sebab pola permainannya sederhana. Misalnya game mengenal warna, pemain hanya menyatukan warga yang sama. Bahkan untuk memudahkan para ABK juga ada suara yang menyebut warna. “Game ini dibuat oleh pemuda-pemuda kita yang kreatif,” imbuhnya.

Ketua CSR Dreamlight, Leila Imanto, mengatakan bahwa pembuatan game untuk ABK merupakan salah satu gerakan kampanye Everyone is Special. Yakni setiap orang adalah istimewa, termasuk di dalamnya keberadaan ABK. Program yang dicanangkan sejak November 2014 lalu, sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawabnya pada kalangan ABK. Harapannya para ABK dapat mudah dalam belajar, terutama membaca.

“Jika ABK bisa membaca, akan dapat meningkatkan kepandaian dan kreativitasnya. Ini sebagai program lanjutan tahun lalu dan tujuannya untuk membuat sebuah gerakan bersama dalam meningkatkan kesadaran semua pihak terkait dengan ABK,” kata Leila Imanto.

Sementara itu, Kepala SLB Negeri Semarang Ciptono mengaku sangat mengapresiasi diluncurkannya Game Bagus bagi ABK. Hal itu semakin memudahkan para ABK dalam belajar. Kalau biasanya untuk mengenalkan huruf, ABK butuh waktu yang lama. Namun dengan game khusus ABK tersebut, hanya dalam waktu singkat, siswa SLB dapat belajar dan menghafal warna dan membaca.

“Kami sudah bertahun-tahun mendampingi ABK dan kami merasa ini terobosan yang luar biasa. Game ini membantu ABK dalam belajar membaca dan mengenal warna,” kata Ciptono. (*/adv/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Mengapa Harga Bergejolak di Hari Raya?

Oleh: Iskandar Simorangkir KENAIKAN harga merupakan hal yang kerap kali dikeluhkan oleh masyarakat. Dalam istilah ekonomi, kenaikan harga-harga secara umum dan terus menerus disebut dengan inflasi....

Antrean Jerigen di SPBU Dikeluhkan Warga

KAJEN-Pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis premium yang menggunakan puluhan jerigen dengan kapasitas masing-masing 30 liter, dikeluhkan warga. Pasalnya, petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar...

Ganjar Pecat 9 Pejabat Korupsi

SEMARANG - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo telah menandatangani sembilan surat pemecatan sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat dalam tindak pidana korupsi. Dua di...

Deklarasi Tidak BAB Sembarangan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kecamatan Gunungpati, Semarang, menjadi kecamatan pertama yang mendeklarsikan diri untuk memerangi buang air besar (BAB) sembarangan, atau yang disebut Open Defecation...

More Articles Like This

- Advertisement -