Kalicari Unggulkan Pengelolaan Ternak dan Biogas

121
DIUNGGULKAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (paling kiri), bersama Kepala Bapermasper Provinsi Jawa Tengah Tavip Supriyanto (tengah), disambut dengan pemberian kalung bunga saat datang ke Kelurahan Kalicari, kemarin. (HUMAS FOR JAWAPOS RADAR SEMARANG)
DIUNGGULKAN: Wali Kota Semarang  Hendrar Prihadi (paling kiri), bersama Kepala Bapermasper Provinsi Jawa Tengah Tavip Supriyanto (tengah), disambut dengan pemberian kalung bunga saat datang ke Kelurahan Kalicari, kemarin. (HUMAS FOR JAWAPOS RADAR SEMARANG)
DIUNGGULKAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (paling kiri), bersama Kepala Bapermasper Provinsi Jawa Tengah Tavip Supriyanto (tengah), disambut dengan pemberian kalung bunga saat datang ke Kelurahan Kalicari, kemarin. (HUMAS FOR JAWAPOS RADAR SEMARANG)

KALICARI – Kota Semarang masuk penilaian enam besar kabupaten/kota di Jawa Tengah dalam lomba pelaksanaan gotong royong terbaik. Kelurahan Kalicari, Kecamatan Pedurungan, yang dijagokan, kembali didatangi tim penilai, Selasa (24/3) kemarin. Tim penilai lomba diketuai oleh Hayat Kustanto.

Kepala Bapermasper Provinsi Jawa Tengah Tavip Supriyanto, menyebutkan bahwa penilaian ini bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai gotong royong di masyarakat dalam pembangunan khususnya lembaga masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, masyarakat di segala bidang pembangunan antara lain bidang kemasyarakatan ekonomi, sosial, agama dan budaya, serta bidang lingkungan.

Selain itu, juga untuk meningkatkan gotong royong di Jateng yang menurutnya kian menurun. ”Acara ini juga merupakan strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Terkait penilaian, Tavip menyebutkan bahwa data-data yang sudah dikirimkan sudah diperiksa dan diverifikasi. ”Kedatangan kami ke sini hanya mencocokkan data yang ada. Kami berharap Kota Semarang yang tahun lalu menduduki peringkat 3, tahun ini dapat menjadi pemenang. Nantinya pemenang lomba tersebut akan diusulkan di tingkat nasional,” ungkapnya.

Sementara Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berharap agar penilaian yang dilakukan nanti akan memberikan hasil yang positif untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kota Semarang. Tak lupa ia memberikan apresiasi kepada warga Kelurahan Kalicari yang telah bekerja keras mempersiapkan lomba ini dengan baik. ”Saya bangga karena semua telah memberikan contoh masyarakat yang masih terus menjaga nilai-nilai semangat kebersamaan, kekeluargaan, kegotongroyongan dan keswadayaan masyarakat dalam pembangunan di Kota Semarang,” ujarnya.

Pihaknya yakin Kelurahan Kalicari mampu memberikan yang terbaik, karena menurutnya Lembaga Kemasyarakatan Kota Semarang sudah cukup kuat, baik LPMK, PKK, KarangTaruna, Forum RT/RW dan Linmas di Kelurahan Kalicari ini telah berjalan dengan baik guna mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan lingkungan baik fisik maupun nonfisik. ”Selain itu penguatan kelembagaan masyarakat kelurahan oleh SKPD Kota Semarang telah menjadi prioritas saya, anggaran yang kita berikan untuk LPMK, PKK, RT/RW diharapkan mampu menambah semangat masyarakat untuk berorganisasi di lingkungan kelurahan,” tambahnya.

Bidang kemasyarakatan yang menjadi objek penilaian di antaranya sosialisasi kamtibmas, kadarkum, pendidikan politik singkat, bentuk swadaya pembangunan poskamling, jembatan, perbaikan saluran dan bedah rumah. Untuk bidang ekonomi berupa pelatihan kewirausahaan, pelatihan menjahit, sosialisasi tentang koperasi, swadaya permodalan, peralatan, dan perbaikan jalan untuk sarana ekonomi.

Sementara untuk bidang sosbud dan agama berupa sosialisasi tentang narkoba, sanitasi, bahaya kanker, HIV Aids, posyandu, dan lomba olahraga. Sedangkan untuk bidang lingkungan Kelurahan Kalicari telah melaksanakan perbaikan saluran dan pavingisasi di sejumlah jalan.

Dari sekian bidang yang diunggulkan adalah adanya Koperasi Cari Makmur. Koperasi tersebut mengelola ternak sapi dan biogas hasil dari kotoran sapi, usaha warung makan dan warung kelontong. (zal/ce1)