Muhammadiyah Tinggalkan PAN

148
Widhi Handoko. (IST)
Widhi Handoko. (IST)
Widhi Handoko. (IST)

PLEBURAN – Hubungan antara Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Semarang dengan Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang kembali menjauh. Hal ini setelah Ketua PDM Kota Semarang Widhi Handoko memilih maju menjadi wakil wali kota melalui PDI Perjuangan. Padahal selama ini PAN identik dengan Muhammdiyah, sama seperti NU dengan PKB.

Widhi Handoko menyatakan siap maju menjadi wakil wali Kota Semarang pada pemillihan wali kota (Pilwalkot) 2015 mendatang melalui PDIP. ”Memang saya sudah mendaftar sudah cukup lama, sekitar Januari lalu bersama kandidat yang lain, namun baru kali ini saya menyampaikan secara terbuka pada publik Semarang,” ujar Widhi Handoko.

Saat ditanya kenapa tidak mendaftar ke PAN atau partai lain, Widhi Handoko mengaku dari sekian partai hanya PDIP yang membuka kesempatan terbuka. ”Saya belum melihat partai lain membuka kesempatan, ya baru PDIP ini, soal hubungan Muhammadiyah dengan PAN dari dulu tidak ada hubungan sama sekali,” katanya.

Muhammdiyah adalah organisasi sosial keagamaan sedangan PAN adalah partai politik. Hanya saja kebetulan yang mendirikan sebagian adalah tokoh Muhammadiyah. ”Yang jelas Muhammadiyah tidak akan jadi parpol, kalau ada kadernya mau maju dalam pilkada dan sebagainya silakan saja, saat ini PDM Semarang mendukung saya maju ke Pilwalkot,” tegas Widhi Handoko didampingi orang dekatnya AM Djuma’i.

Widhi Handoko menambahkan, maju menjadi wakil wali kota karena ingin berkontribusi secara nyata bagi pembangunan Kota Semarang. Selama ini dia mengaku sibuk di dunia akademis, namun tetap serius memperhatikan perkembangan Kota Semarang.
Sementara itu Ketua DPC PAN Kota Semarang Wachid Nurmiyanto menyambut baik keinginan Widhi Handoko maju menjadi calon wakil wali kota melalui PDIP. ”Silakan saja, kami senang jika ada kader Muhammadiyah yang berani maju, kalau terpilih tentu akan menjadi kebanggaan warga Muhammadiyah,” katanya. Wachid mengaku hubungan antara PAN dan Muhammadiyah selama ini baik-baik saja. Memang secara organisasi keduanya tidak ada hubungan sama sekali, namun secara emosional ada kedekatan. (zal/ce1)