SEMARANG – Pengprov Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jateng saat ini mulai menatap babak kualifikasi PON yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada bulan September 2015 mendatang. Di babak Pra-PON itu Jateng berada di Grup C bersama Jatim, DIY, Kalsel, Bali, NTT, NTB dan Maluku.

Melihat peta persaingan, Kabid Binpres Pengprov PSTI Rasiwan, mengatakan rival terberat Jateng akan datang dari Jatim. “Harusnya kami bisa mendapat kesempatan itu karena di Grup C pesaing terberat hanya Jatim,” katanya kemarin.

Di dalam program Pelatda, kata Rasiwan, tim Pra PON saat ini memiliki 15 pemain putra dan 15 pemain putri yang masuk tim bayangan Pra PON. April nanti, para pemain sudah digembleng di pelatda di Jepara dan Purwokerto.

Kuota dari KONI Jateng, sepak takraw mendapatkan jatah atlet 12 pemain putra dan 12 pemain putri untuk pelatda Pra PON. Namun pihaknya mempelatdakan 30 atlet agar tercipta suasana kompetitif untuk menjadi tim Pra PON. Sebagian besar tim yang masuk tim bayangan Pra-PON adalah eks pemain PON 2012.

Rasiwan mengakui, Jateng butuh kerja keras di PON 2016. Pasalnya, PON di Jabar tersebut hanya mempertandingkan tiga nomor yaitu tim, beregu dan double event. Nomor andalan Jateng yaitu hoop ditiadakan. “Target kita tetap mempertahankan tradisi emas, syukur-syukur melampaui perolehan emas dibanding PON 2012 silam,” pungkasnya. (bas/smu)