Buron Dua Tahun, Akhirnya Ditangkap

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

KAJEN-Setelah dua tahun menjadi buronan polisi, MY, 30, warga Desa Kauman, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan akhirnya diringkus petugas Polres Pekalongan. Mantan karyawan koperasi Primkoveri 04 Pekalongan, USP Wiradesa tersebut adalah tersangka kasus pemalsuan surat dan penggelapan dalam jabatan yang merugikan koperasi senilai Rp 70 juta.

Kapolres Pekalongan, AKBP Indra Krismayadi melalui Kasubag Humas AKP Guntur Tri Harjani mengatakan bahwa penangkapan tersebut dilakukan pada Minggu (22/3), sekitar pukul 20.00 di rumah tersangka. “Kasus itu terjadi pada Selasa, 15 Januari 2013 silam. Pelapornya Kepala Kantor Primkoveri 04 Pekalongan, USP Wiradesa, Mirham Khaerul,” kata dia, Senin (23/3) kemarin.

Ketika kasus di koperasi veteran tentara itu tersebut bergulir, kata Tri, tersangka sempat menghilang. Saat itu, MY masih menjabat sebagai collection analis atau penagihan angsuran kredit dan marketing di Primkoveri 04 Pekalongan, USP Wiradesa. Memanfaatkan jabatannya, MY membuat aplikasi pengajuan kredit palsu atau fiktif dengan mengatasnamakan nasabah koperasi. Setelah pinjaman tersebut cair, tersangka membuat surat kuasa palsu seolah-olah MY menerima kuasa pemohon kredit, untuk mengambil pencairan pinjaman tersebut. “Modusnya pengajuan kredit fiktif dengan nilai total Rp 70 juta. Uang pinjaman itu digunakan untuk keperluan pribadi tersangka,” paparnya.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan, AKP Berry menjelaskan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya selembar kuitansi penerimaan uang senilai Rp 3 juta dan satu bendel aplikasi pengajuan kredit kepada Primkoveri 04 Pekalongan, USP Wiradesa. “Kami masih memeriksa secara intensif. Kami mengamankan tersangka dan barang bukti,” ungkapnya.

Terkait kasus tersebut, kata Berry, tersangka dikenai pasal berlapis yakni Pasal 263 ayat (1) dan (2) KUHP mengenai pemalsuan dokumen, dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun dan Pasal 374 KUHPidana tentang pengggelapan dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun. “Ancaman pasalnya berlapis. Ada pemalsuan dokumen yang digunakan pengajuan kredit dan surat kuasa itu, kemudian penggelapan,” tandasnya. (hil/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Pelatih Kiper Juga Diisukan Mundur

REMBANG – Manajemen PSIR Rembang kembali dihadapkan pada ujian jelang libur panjang ini. Setelah muncul sinyal pengunduran diri Bambang ’’Max” Handoyo dari kursi kepala...

Seluruh Musisi Kompak Dukung Hendi-Ita

SEMARANG - Kampanye kreatif saat ini lekat dengan calon wali kota petahana nomor urut 2, Hendrar Prihadi alias Hendi. Selama menjabat sebagai Wali...

Pengelola BPR Optimistis 2018 Lebih Baik

SEMARANG - Pengelola usaha Bank Perkreditan Rakyat (BPR) optimistis tahun depan bisnis lembaga keuangan mikro ini akan makin cerah. Selain daya beli masyarakat yang...

TNI Akui Kesalahan Penggerebekan

KRAPYAK - TNI berjiwa besar telah mengakui kesalahannya atas penggerebekan pabrik oli milik Andojo Payitno yang terletak di Jalan Beton Utara, Panggung Lor Semarang...

More Articles Like This

- Advertisement -