Amankan 12 Anak Punk Mabuk

155
MINTAI KETERANGAN : Delapan anak punk saat dimintai keterangan di Sat Sabhara Dalmas, pada Senin sore (23/3) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MINTAI KETERANGAN : Delapan anak punk saat dimintai keterangan di Sat Sabhara Dalmas, pada Senin sore (23/3) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MINTAI KETERANGAN : Delapan anak punk saat dimintai keterangan di Sat Sabhara Dalmas, pada Senin sore (23/3) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Unit Patroli Satuan Sabhara Dalmas Polres Pekalongan Kota mengamankan 12 anak punk yang nongkrong di beberapa tempat umum saat melakukan razia rutin. Beberapa di antaranya, ditangkap saat mabuk. Diduga usai menenggak minuman keras (miras) oplosan.

Menurut Kasat Sabhara Polresta Polres Pekalongan Kota, AKP Guritno, delapan anak punk di antaranya, ditangkap dari kawasan Stadion Kota Batik Kraton Pekalongan Barat Kota Pekalongan. Mereka sedang asyik nongkrong dan minum miras oplosan.

“Kedelapan anak punk yang tertangkap sebagian sudah dewasa dan beberapa terlihat masih remaja. Selanjutnya, kami bawa ke kantor untuk dilakukan pendataan serta pembinaan oleh polisi. Hasilnya dua orang berasal dari Jakarta, satu orang berasal dari Brebes,” tutur Guritno.

Sedangkan pagi harinya, tim Sabhara juga mengamankan 4 anak punk remaja yang semuanya masih di bawah umur. Keempatnya sedang tiduran di kawasan GOR Jetayu dan sempat meresahkan masyarakat.

Keempat anak punk tersebut satu dari Jakarta, dua orang dari Tegal yang mengaku masih berstatus siswa SMP dan satu orang asli Pekalongan. Kemudian mereka dibawa ke Rumah Perlindungan Sosial Berbasis Masyarakat (RPSBM) Kota Pekalongan untuk dititipkan sampai dijemput oleh keluarga masing-masing.

“Ada dua sanksi yang diterapkan bagi setiap warga yang terjaring dalam razia rutin ini. Pertama dilakukan pembinaan serta diamankan 1X24 jam untuk efek jera dan diproses tindak pidana ringan apabila ditemukan unsur pidananya,” katanya. (han/ida)