Warga Berebut Gunungan Durian

281
GRATIS : Gunungan durian diangkut oleh warga untuk kemudian diperebutkan warga dalam Festival Durian Candimulyo 2015. (Mukhtar lutfi/radar kedu)
GRATIS : Gunungan durian diangkut oleh warga untuk kemudian diperebutkan warga dalam Festival Durian Candimulyo 2015. (Mukhtar lutfi/radar kedu)
GRATIS : Gunungan durian diangkut oleh warga untuk kemudian diperebutkan warga dalam Festival Durian Candimulyo 2015. (Mukhtar lutfi/radar kedu)

MUNGKID– Festival durian di Lapangan Candimulyo Kabupaten Magelang berlangsung meriah, kemarin. Kegiatan tahunan ini tetap dilaksanakan meski produksi durian menurun secara kualitas maupun kuantitasnya.

Dalam festival tersebut, puluhan gunungan durian dibuat oleh warga untuk dinilai. Sebelum dinilai gunungan diarak keliling lapangan. Dalam acara yang dibuka Wakil Bupati Magelang Zaenal Arifin, dan Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto itu dipadati masyarakat. Terutama saat ada grebeg gunungan durian yang dibagikan secara gratis.

“Kami bagikan 500 buah durian secara gratis kepada masyarakat, lebih sedikit daripada tahun lalu yang mencapai 1.000 buah durian. Sebab untuk mengurangi risiko warga terluka saat berebut,” kata Surajiman, ketua panitia Festival Durian Candimulyo 2015.

Surajiman mengatakan, peserta kirab gunungan berasal dari tiga desa yakni Desa Kebonrejo, Tembelang dan Tegalsari. Surajiman mengakui, peserta kirab lebih sedikit dibanding tahun lalu yang mencapai 19 peserta dari 19 desa sentra durian di Candimulyo.

“Tahun ini panen durian kami menurun sekitar 30 persen akibat musim hujan sehingga peserta lomba juga menurun,” jelasnya.
Kecamatan Candimulyo memang menjadi salah satu sentra buah yang dijuluki king of fruits itu. Ada belasan ribu batang pohon durian yang ditanam warga, baik di lahan pertanian yang dikelola kelompok tani maupun ditanam di halaman rumah warga.

Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto menambahkan festival ini bisa dijadikan agenda tahunan dan masuk kalender wisata Kabupaten Magelang. “Potensi durian lokal Candimulyo, sangat bagus dan perlu dikembangkan,” kata dia.

Melalui festival ini durian lokal Candimulyo bisa dipromosikan kepada masyarakat luas. Sebab, menurutnya, buah durian asal kaki gunung Merbabu itu juga tidak kalah baik dengan durian daerah lain, terlebih dibanding dengan durian impor.

“Di Candimulyo ada buah durian jenis candy yang enak, memiliki daging buah tebal, berwarna kuning dan rasa manis pahit,” jelas dia.

Festival Durian Candimulyo 2015 digelar mulai 19-21 Maret 2015. Berbagai kegiatan diadakan untuk memeriahkan acara tersebut. Antara lain lomba kreasi makanan olahan durian, lomba gunungan durian dan buah eksotis, lomba gede-gedean durian hingga bazar aneka produk UMKM di Kecamatan Candimulyo. (vie/lis)