DIRAWAT DI RS : Korban kebakaran akibat meledaknya tabung gas kini dirawat di RSUD Kraton. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIRAWAT DI RS : Korban kebakaran akibat meledaknya tabung gas kini dirawat di RSUD Kraton. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIRAWAT DI RS : Korban kebakaran akibat meledaknya tabung gas kini dirawat di RSUD Kraton. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN–Ketidakhati-hatian penggunaan gas elpiji, menimbulkan bencana kebakaran, pada Jumat pagi (20/3) kemarin. Kali ini, korbannya 4 orang warga Kandang Panjang Gang 7B nomor 57 Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Adalah, Purwadi, 35; Mardiyono, 27; Ismari, 25; dan Antok, 35 pada Jumat pagi (20/3), yang akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya.

Berdasarkan saksi mata tetangga korban, M Susanto, 21, kejadian kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 pagi. Saat itu, Ismari bermaksud menyalakan kompor gas untuk memasak di dapur. Namun saat itu, kompor tidak kunjung menyala, dikarenakan regulatornya rusak. Akhirnya Ismari, meminta bantuan saudaranya Purwadi dan Antok.

Saat membetulkan regulator gas itulah, tuturnya, ternyata selang tabung gas 3 kilogram yang digunakan mengalami kebocoran. Bocoran gas akhirnya memenuhi seisi ruangan dapur, namun mereka tidak menyadari hal tersebut dengan alasan tidak bau. Akhirnya regulator gas dipasang kembali dan kompor dinyalakan. Saat itulah, api langsung menyambar gas yang sudah menyebar di seluruh ruangan dan membakar para korban yang ada di dapur tersebut.

“Bunyinya seperti bom, satu kali. Kami langsung mencari sumber suara, ternyata ledakan gas dari dalam rumah,” kata Susanto.
Tak ayal ketiga orang yang berada di dapur langsung tersambar api yang menyala. Bahkan adik Purwadi bernama Mardiyono, yang baru keluar dari kamar mandi terkena sambaran api lebih besar. Kala itu, Mardiyono tidak memakai baju sehabis buang hajat.

Korban yang paling parah, tuturnya, adalah Ismari dan Mardiyono yang mengalami luka bakar hingga 80 persen di sekujur tubuhnya. Sedang Purwadi dan Susanto hanya mengalami luka bakar ringan di bagian tangan dan kaki. Seluruh korban saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif oleh tim medis RSUD Kraton Kota Pekalongan.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Luthfie Sulistiawan melalui Kapolsek Pekalongan Utara AKP I Ketut Lanus menerngkan bahwa diperkirakan kejadian tersebut murni adalah dari kelalaian korban. Yakni, kurang teliti dalam menggunakan kompor gas. “Saat akan digunakan, tidak mengetahui selang gas bocor. Sehingga, saat kompor dinyalakan langsung membakar gas yang menyebar di seluruh ruangan,” tandasnya. (han/ida)