KAJEN-Sebanyak 43 pemilik tempat kos di Kecamatan Kajen dipanggil Polsek Kajen, Jumat (20/3) kemarin. Terkait maraknya tempat kos yang dialihfungsikan menjadi tempat mesum atau prostitusi terselubung.

Kapolsek Kajen, AKP Legito mengatakan bahwa keberadaan rumah kos merupakan salah satu penyebab terganggunya keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pasalnya, kamar kos kerap dijadikan lokasi mesum sejumlah pasangan laki-laki dan perempuan tanpa surat nikah yang sah.

“Kami bersama Kasi Trantib Kecamatan Kajen dan seluruh perwakilan Polisi Desa (Poldes) berniat membahas tentang fakta bahwa tempat kos digunakan sebagai lokasi berbuat mesum,” terangnya.

Dalam kegiatan di Mapolsek Kajen tersebut, para pemilik kos diimbau mendata para penghuni kos. Hal itu untuk mengantisipasi adanya tindakan yang menggangu Kamtibmas, termasuk terorisme dan prostitusi terselubung.

“Kami mewajibkan pemilik kos mendata penghuni kosnya termasuk melapor ke RT setempat. Tujuannya agar tidak terjadi alih fungsi, menjadi lokasi prostitusi, sarang teroris, tempat persembunyian pelaku kejahatan atau lainnya,” harapnya.

Kata Legito, di sejumlah tempat kos di Kecamatan Kajen, banyak dihuni oleh wanita Pemandu Lagu (PL). Tentunya, hal itu rawan terjadinya tindakan menyimpang. Karena itu, perlu ditegakkan aturan, tempat kos harus memiliki tempat khusus bertamu, dilarang menerima tamu di atas pukul 00.00 atau menginapkan orang di dalam kos. Selain itu, tempat kos harus memiliki penjaga untuk mengawasi tindakan penghuni kos sekaligus untuk menjaga keamanan.

“Saat ini, kami sedang fokus melakukan penyuluhan dan sosialisasi. Termasuk sosialisasi wajib lapor bagi tamu yang masuk ke lingkungan masyarakat, untuk melapor 1 X 24 jam,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Indra Krismayadi melalui Kasubbag Humas Bag Ops Polres Pekalongan AKP Guntur Tri Harjani mengatakan bahwa pihaknya akan lebih meningkatkan patroli dengan sasaran rumah kos. “Jika ditemukan indikasi praktik asusila atau tindak pidana di kos, kami pasti melakukan tindakan tegas,” pungkasnya. (hil/ida)