SEMARANG – Sebanyak 15 tim sepakbola amatir yang ada di Jateng dipastikan bakal turun di ajang Liga Nusantara (Linus) putaran Jateng 2015 yang akan mulai di putar pada 1 April 2015 mendatang.

Dari 15 tim peserta itu dibagi menjadi tiga grup, di mana masing-masing grup berisi tiga tim. Pihak Asprov PSSI Jateng pun sudah menggelar drawing serta mengeluarkan jadwal Linus putaran Jateng 2015.

Ketua Panpel Putut Adi Wibowo menjelaskan, untuk PSD Demak lolos dengan syarat. Tim tersebut diminta segera membenahi Stadion Pancasila yang akan digunakan untuk home base tim tersebut diberi waktu hingga H-7 pelaksanaan Liga Nusantara.

”Kami akan kembali memverifikasi stadion pada 26 Februari mendatang. Bila tidak layak, terpaksa gugur dari keikutsertaan Liga Nusantara. Kami juga akan memberikan sanksi denda sebesar Rp 50 juta, bagi tim yang bertenti di tengah kompetisi Liga Nusantara,” tegas Putut.

Di babak awal, masing-masing tim akan melakoni sistem kompetisi penuh, home and away. Nantinya, dua tim terbaik dari masing-masing grup berhak melaju ke babak 6 besar. Di babak enam besar, tim-tim tersebut dibagi menjadi dua grup dan kembali melakoni laga home and away.

Nantinya, satu tim terbaik dari tiap grup berhak melaju ke final, juga sekaligus mengantongi tiket ke putaran nasional. Seperti diketahui, karena peserta Liga Nusantara Jateng lebih dari 10 tim, maka Jateng mendapatkan dua kuota ke putaran nasional. ”Di Liga Nusantara ini, tidak ada batasan usia. Hanya saja, pemain harus berstatus amatir. Nantinya, kick off akan dilakukan serentak di enam kota,” sambungnya.

Untuk babak awal, Grup A dihuni Persibara Banjarnegara, Persebi Boyolali, Persekat Kabupaten Tegal, Persiharjo Sukoharjo dan Persiwi Wonogiri. Sedangkan Grup B diisi PSD Demak, Persik Kendal, Persikama Kabupaten Magelang, Persipa Pati ditambah dengan Persiku Kudus.

Sementara Grup C ditempati Persikaba Blora, PSISra Sragen, Persekap Kabupaten Pekalongan, Persak Kebumen dan Persikas Kabupaten Semarang. (bas/smu)