Paling Antusias Operasikan Meriam 57 Mm S 60

74
COBA MERIAM: Siswa-siswi SD PL Bernadus mencoba menaiki Alkap Meriam 57 mm S 60 yang biasanya digunakan untuk menangkal serangan udara ketika berkunjung ke markas Batalyon Arnanud Se15, kemarin. (FOTO: AJIE MH/RADAR SEMARANG)
COBA MERIAM: Siswa-siswi SD PL Bernadus mencoba menaiki Alkap Meriam 57 mm S 60 yang biasanya digunakan untuk menangkal serangan udara ketika berkunjung ke markas Batalyon Arnanud Se15, kemarin. (FOTO: AJIE MH/RADAR SEMARANG)
COBA MERIAM: Siswa-siswi SD PL Bernadus mencoba menaiki Alkap Meriam 57 mm S 60 yang biasanya digunakan untuk menangkal serangan udara ketika berkunjung ke markas Batalyon Arnanud Se15, kemarin. (FOTO: AJIE MH/RADAR SEMARANG)

SEBAGAI sahabat masyarakat, TNI AD yang tergabung dalam Batalyon Arhanud Se15 selalu welcome dengan kunjungan-kunjungan yang ingin lebih tahu tentang dunia militer. Tidak terkecuali siswa sekolah dasar. Para prajurit justru senang lantaran terjalin kedekatan dengan anak-anak yang notabene takut dengan aparat.

Komandan Batalyon Arhanud Se15 Mayor Arh Nova Mahanes Yudha menyatakan apresiasinya ketika rombongan siswa kelas 1 SD PL Bernadus, kemarin pagi. Pihaknya sengaja menyiapkan sambutan yang meriah berupa marching band serta tarian barongsai dan liong. Tidak hanya unjuk kebolehan, para pemain juga menyapa langsung dengan mendekatkan diri ke kerumunan anak-anak. Meski tampak sempat merasa ketakutan, toh siswa-siswi itu berani memegang dan mengelus barongsai dan liong yang ditawarkan para prajurit Arhanud.

”Ini memang cara kami mendekatkan diri dengan masyarakat. Sejatinya, TNI dan masyarakat itu kan satu. Jadi tidak perlu takut dengan ’seragam’ kami. Kami juga bisa ramah. Apalagi dengan anak-anak,” papar Nova.

Setelah menyaksikan suguhan pembuka, sejumlah 165 siswa diajak jalan-jalan naik truk militer, keliling markas seluas 27 hektare untuk mengenal lebih dekat markas TNI. Selain diajari baris-berbaris dasar, para peserta ’Field Trip Fun Day Army’ ini juga diperkenalkan dengan berbagai varian senjata dan alutsista, serta demonstrasi bela diri militer Yongmoodo.

Anak-anak paling antusias ketika disuguhi Alkap Meriam 57 mm S 60. Pasalnya, selain menujukkan cara kerja senjata penangkal serangan udara, mereka juga diberi kesempatan untuk mengoperasikannya. Bukan untuk menembak, tapi sekadar membidik dan mengarahkan arah moncong meriam ke berbagai arah.

Sementara itu, Ignatia Sulistya Hartanti, komite atau pendamping siswa-siswi SD PL Bernadus menungkapkan, belajar di luar kelas ini merupakan agenda rutin setiap tahun. Selain menambah wawasan kebangsaan, pengenalan dengan kehidupan TNI seperti ini juga memupuk rasa cinta tanah air. ”Jika sudah dekat seperti ini, mereka tidak takut lagi dengan aparat,” paparnya.

Di lain pihak, salah satu peserta Avieire Reginna, siswi kelas 1-D ini mengaku sangat senang dengan peralatan canggih yang dimiliki Arhanud. ”Biasanya cuma lihat di film. Dan ternyata pak tentara itu ramah-ramah. Tidak galak seperti yang aku bayangkan,” celotehnya.

Senada dengan Alexandros. Ssiwa kelas 1-B yang menyimpan obsesi menjadi tentara ini begitu kagum. ”Di rumah sudah banyak mainan perang. Tapi tidak ada yang seperti ini,” katanya polos sambil menunjuk Alkap Meriam 57 mm S 60. (amh/zal/ce1)

Silakan beri komentar.