Nada Qhiza Prahesti. (AHSAN FAUZI/RADAR KEDU)
Nada Qhiza Prahesti. (AHSAN FAUZI/RADAR KEDU)
Nada Qhiza Prahesti. (AHSAN FAUZI/RADAR KEDU)

Dunia tarik suara, sudah tidak asing lagi bagi Nada Qhiza Prahesti. Gadis cantik yang suka menyanyi dangdut dan campursari ini mengaku sejak kecil sudah pentas di panggung-panggung.

“Saya menyanyi sejak kelas 2 SD. Awalnya hanya menyumbangkan satu, dua lagu di acara-acara hajatan. Kali pertama menyanyi lagu lagu Kusumaning Ati,” tutur perempuan kelahiran Magelang, 25 Juli 1996 ini.

Wanita yang intim disapa Nada ini mengaku menyanyi memang cita-citanya. Dengan menyanyi bisa menyalurkan hobi sekaligus menjadi profesi. Terjun ke dunia entertaiment bisa menambah pengalaman dan banyak teman.

“Saya bangga punya profesi menyanyi dan alhamdulillah sampai sekarang job masih mengalir. Apalagi kalau musim-musim hajatan, tidak ada jedanya. Saking padatnya jadwal, kadang sampai lupa makan,” jelas alumnus SMK N 3 Magelang ini.

Ia punya pengalaman menarik yang tidak bisa dilupakan. Suatu saat ada job di daerah pelosok desa yang sulit dijangkau kendaraan. Ia sempat nyasar. “Untuk menuju tempat lokasi tersebut sampai nyasar, harus bolak-balik dan kehujanan lagi,” akunya sembari tersenyum. (mg2/lis)