MENYENANGKAN - Siswa SD tergabung dalam kelompok pramuka siaga perwakilan antarkecamatan di Kabupaten Wonosobo, mengikuti berbagai kegiatan pesta siaga di alun-alun kota kemarin (19/3). (SUMALI IBNU CHAMID/ RADAR KEDU)
MENYENANGKAN - Siswa SD tergabung dalam kelompok pramuka siaga perwakilan antarkecamatan di Kabupaten Wonosobo, mengikuti berbagai kegiatan pesta siaga di alun-alun kota kemarin (19/3). (SUMALI IBNU CHAMID/ RADAR KEDU)
MENYENANGKAN – Siswa SD tergabung dalam kelompok pramuka siaga perwakilan antarkecamatan di Kabupaten Wonosobo, mengikuti berbagai kegiatan pesta siaga di alun-alun kota kemarin (19/3). (SUMALI IBNU CHAMID/ RADAR KEDU)

WONOSOBO – Ratusan siswa tingkat SD yang tergabung dalam pramuka siaga di Kabupaten Wonosobo, kemarin (19/3) memadati alun-alun kota. Mereka mengikuti serangkaian kegiatan dalam kompetisi pesta siaga. Sepanjang kegiatan para siswa tampak bergembira dan memadu kerja sama antarregu (barung).

Pesta siaga Kabupaten Wonosobo ini, sebagai tahapan kompetisi sekaligus media pendidikan yang menyenangkan. Sejak pagi, sedikitnya 600 siswa perwakilan dari 15 kecamatan di kota dingin itu, tampak bersemangat. Berbagai kegiatan diikuti, meliputi kegiatan keterampilan, permainan, seni budaya, toleransi beragama serta penguatan fungsi panca indra.

Pantauan dari tiap kedai -sebutan untuk jenis perlombaan- siswa tampak semangat. Misalnya saja untuk jenis perlombaan kereta bola basket. Permainan ini harus dilakukan secara berkelompok. Satu regu berjalan membawa bola beriringan, namun diapit dalam tubuh, layaknya kereta.

Setelah mencapai garis batas, mereka memulai melempar bola ke keranjang. Suka cita dan ketegangan tampak sepanjang permainan, tidak hanya siswa, namun para kakak pembina tampak ikut tegang. Saat bola masuk ke keranjang, semua siswa dan kakak pembina bertepuk tangan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo yang juga ketua panitia penyelenggara mengatakan, pesta siaga merupakan bagian penting dalam peningkatan kualitas pendidikan. Melalui pramuka ini, menjadi wadah pendidikan karakter bagi siswa.

“Semua kompetisi dalam lomba ini, memberikan manfaat bagi siswa. Intelektual, rohani, seni juga keterampilan yang menyenangkan,” ujarnya.

Andang mengatakan, pesta siaga kali ini, mengambil tema salah satu butir dasa dharma, yakni pramuka rajin terampil dan gembira. Pemilihan tema sesuai dengan berbagai jenis kegiatan yang dilakukan. “Kami ingin menegaskan bahwa pramuka menjadi salah satu fungsi pendidikan mendorong anak rajin, memiliki keterampilan dan merasakan pendidikan yang menyenangkan,” tegasnya.

Disebutkan Andang, melalui pesta siaga tingkat kabupaten ini, juga menjadi ajang seleksi barung (regu) siaga yang akan dikirimkan ke tingkat lomba di eks Karesidenan Kedu. Jumlah peserta sebanyak 40 regu, akan diambil 2 kelompok satu laki-laki dan satu kelompok perempuan.

Penasehat Kwarcab Amin Suradi mengungkapkan, melalui pramuka para peserta pesta siaga kelak mampu tumbuh sebagai generasi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

“Melalui kepramukaan, generasi anak dan muda dituntut dapat menegakkan kedisiplinan, tekun, berani menyampaikan pemikiran dan pandangannya serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebajikan,” jelasnya. (ali/lis)