PEMASSALAN: Kejurkab bulutangkis di Kabupaten Demak sebagai program pemasalan atlet berbakat. (TAUFIQ R/RADAR SEMARANG)
PEMASSALAN: Kejurkab bulutangkis di Kabupaten Demak sebagai program pemasalan atlet berbakat. (TAUFIQ R/RADAR SEMARANG)
PEMASSALAN: Kejurkab bulutangkis di Kabupaten Demak sebagai program pemasalan atlet berbakat. (TAUFIQ R/RADAR SEMARANG)

DEMAK – Pelaksanaan Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Hari Jadi Demak Ke-512 digelar mulai hari ini di GOR KONI. Peserta event yang berlangsung 20 – 22 Mater 2015 ini mayoritas berasal dari klub – klub bulutangkis dan sebagian lagi perwakilan sekolah.

Menurut Jaka Sutrisna, Panitia Honororium Referee Pertandingan, pemain yang turun mewakili sekolah paling banyak tampil di kategori madya. Namun, ada juga pemain unggulan yang berlatih di klub, bertanding atas nama sekolah di kategori utama. ”Target kita adalah memperbanyak peserta dari sekolah, sebab ini merupakan program pemasalan bibit-bibit pemain. Ketua PBSI Kabupaten Demak Bapak Muchtar Luthfi sudah melaksanaan kerjasama dengan menggandeng Dinas Pendidikan, UPT-UPT hingga kepala sekolah,” paparnya.

Klub bulutangkis pembinaan di Kabupaten Demak, lanjut Jaka, sudah mengirimkan atlitnya untuk mengikuti kejuaraan. Antara lain Perkumpulan Bulutangkis (PB) Remaja, PB Cahaya Mas David Sport, PB Krisna, PB Raja Bintang Timur, PB Garuda Jaya Mranggen, PB Smansade. Sementara, di kelompok veteran, diikuti tak kurang dari 30 klub bulutangkis dari berbagai kampung.”PB Smansade ini merupakan klub bulutangkis yang dibentuk oleh Sekolah SMA Negeri 1 Demak. Mereka memiliki tim pelatih sendiri. Jadi, seperti klub pembinaan umumnya”.

Menurut Jaka, melalui kejuaran yang rutin digelar dua klai setahun ini, menjadi sarana untuk menjaring pemain berbakat. Dari para juara turnamen, juga didapatkan pemain handal yang bisa tampil pada level lebih tinggi, seperti kejuaraan tingkat propinsi. “PBSI Pengcab Demak juga merencanakan membuat tim yang mewakili daerah kalau bertanding keluar,” terangnya. (fiq/smu)