28.3 C
Semarang
Jumat, 13 Desember 2019

Dana Pilkada Tak Korbankan ADD

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

KAJEN-Pemkab Pekalongan memastikan belum adanya anggaran Pilkada tidak mengganggu pelayanan masyarakat. Selain itu, pelaksanaan Pilkada pada 2015 tersebut, dipastikan berjalan sesuai undang-undang tanpa melanggar peraturan yang lainnya.

Bupati Pekalongan, Amat Antono mengatakan bahwa pelaksanaan Pilkada tetap siap dilakukan menggunakan pembiayaan mendahului APBD. Namun tetap harus mencermati dampak yang terjadi jika menggunakan dana kegiatan lain. Sebagaimana dana untuk Anggaran Dana Desa (ADD).

“Kami masih mempunyai kewajiban membayar ke desa sebesar Rp 26,4 miliar. Jika itu digunakan untuk Pilkada Rp 21 miliar, nanti alokasi ke ADD akan langsung habis. Pada prinsipnya siap melaksanakan undang-undang tanpa harus melanggar undang-undang lain,” terangnya, Kamis (19/3).

Menurut Antono dana Pilkada bisa diambilkan dari kegiatan-kegiatan yang dapat ditunda pelaksanaannya, sehingga tidak mengganggu pelayanan masyarakat. Di antaranya seperti membeli mobil dinas dan membangun gedung yang belum dikontrakkan.
“Harus dicermati, tidak bisa dikorbankan begitu saja. Persoalan Pilkada 2015 ini juga bukan hanya di Kabupaten Pekalongan saja. Tetapi sebanyak 71 kabupaten/kota se-Indonesia harus melaksanakan Pilkada secara serentak,” jelasnya.

Terkait desa, Pemkab Pekalongan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) di aula lantai 1 Setda selama dua hari, yakni Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).

Disinggung terkait semakin besarnya kewenangan desa sesuai dengan UU nomor 6 tahun 2014, Antono memaparkan, hal itu sangat rawan terjadi penyimpangan yang disebabkan karena ketidaktahuan perangkat desa. Oleh karena itu, penyelenggaraan bimbingan teknis tersebut sangat penting dilakukan. Bahkan jika diperlukan, studi banding ke desa yang dapat dijadikan contoh dalam pengelolaan keuangan desa.

“Jangan sampai ada penyimpangan karena ketidaktahuan. Tapi kalau sudah tahu kemudian dilanggar pasti kena sanksi. Namun yang sangat disayangkan, kalau gara-gara tidak tahu malah kena sanksi,” tandasnya.

Ditambahkannya, peran BPD sebagai penerang, pelindung, payung dalam masyarakat diharapkan bisa menjadi penyambung lidah Pemkab terkait ketaatan membayar pajak. Sebab, salah satu persoalan yang terjadi di lingkup desa adalah masih kurangnya kesadaran masyarakat terkait pembayaran pajak.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Budi Suswantoro, menyampaikan, kegiatan bintek BPD tersebut dimaksudkan untuk memberikan wawasan terkait peranan BPD dan kepala desa. “Hal ini sangat penting untuk pelaksanaan pembangunan desa, pembinaaan kemasyarakatan desa dan pemberdayaan masyarakat desa sehingga dapat terwujud tata kelola desa yang baik,” kata dia.

Kegiatan bintek yang dilaksanakan selama dua hari (Rabu,18/3 – Kamis, 19/3) tersebut terbagi dalam dua tahap. Yakni pada hari pertama diikuti oleh 272 orang pimpinan BPD se-Kabupaten Pekalongan. Sedangkan tahap kedua, diikuti oleh kepala desa sebanyak 272 orang dan 19 pendamping dari 19 kecamatan. “Kami berharap, pihak desa bisa bekerja secara profesional sehingga terwujud keterpaduan antara pemerintahan desa dengan pemerintah daerah,” pungkasnya. (hil/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi' saja sudah sangat ekstrem. Apalagi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -