Tak Kapok Dibui, Curi Motor Lagi

119

WONOSOBO – Polsek Sapuran mencokok pencuri sepeda motor. Tersangka adalah Sigit Arman, 32, warga Desa Ngadikerso, Kecamatan Sapuran. Pelaku diduga mencuri sepeda motor milik Khoyin, warga Jolontoro, Sapuran yang tengah diparkir di tepi sawah. Dalam catatan polisi, pelaku pernah terlibat kasus yang sama pada medio 2007.

Menurut Kapolres Wonosobo AKBP Agus Pujianto melalui Kapolsek Sapuran AKP Sutaryanto, kasus pencurian ini berlangsung cukup lama, pada November lalu. Namun, baru terungkap karena oleh pelaku, kendaraan dibongkar agar tidak diketahui oleh pemiliknya serta polisi.

“Sepeda motor digunakan oleh pelaku, namun kondisinya sudah jauh beda karena dipreteli, untuk mengelabuhi sehingga susah dikenali, ” kata AKP Sutaryanto, kemarin (18/3).

Dikatakan AKP Sutaryanto, kasus ini terungkap setelah anggotanya melakukan pelacakan, kemudian mendapatkan informasi ada transaksi kendaraan sepeda motor Mega Pro tahun 2010.

Dari hasil penyelidikan, sepeda motor tersebut tidak mengantongi surat-surat. Setelah diungkap ternyata milik Khoyin, warga Jolontoro Sapuran yang hilang empat bulan silam.

“Pemilik sepeda motor sudah mengecek, itu merupakan miliknya. Namun kondisinya sudah berubah,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, kata Sutaryanto, pencurian dilakukan pada medio November 2014 lalu. Saat itu, sepeda motor milik korban tengah diparkir di tepi sawah di wilayah Dusun Semprong, Desa Batursari, Kecamatan Sapuran. Saat itu, pelaku baru perjalanan pulang dari Pasar Sapuran dan melintas di tepi sawah.

“Pelaku kemudian merusak lubang kunci motor kemudian membawa lari pulang ke rumahnya,” imbuhnya.

Setelah dibawa pulang, pelaku mempreteli sepeda motor, agar susdah dikenali. Tiga hari lalu (13/3) pelaku bermaksud menjual sepeda motor. Namun sebelum transaksi terjadi sudah diketahui Polsek Sapuran.

“Tersangka ini bukan orang baru, karena cari catatan kami, pada tahun 2007 pernah melakukan pencurian sepeda motor dan divonis 1 tahun,” paparnya.

Tersangka saat ini mendekam di sel tahanan Mapolres Wonosobo. Tindakan kejahatannya bakal dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman 5 tahun penjara. (ali/lis)