Padukan Tiga Teknik Pijatan

166
NYAMAN : Pemijatan dengan menggunakan tiga pijatan tradisional yang ditawarkan Seruni Spa, Aston Hotel and Convention Center Semarang akan membuat tubuh kembali fresh dan segar. (ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG)
NYAMAN : Pemijatan dengan menggunakan tiga pijatan tradisional yang ditawarkan Seruni Spa, Aston Hotel and Convention Center Semarang akan membuat tubuh kembali fresh dan segar. (ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG)
NYAMAN : Pemijatan dengan menggunakan tiga pijatan tradisional yang ditawarkan Seruni Spa, Aston Hotel and Convention Center Semarang akan membuat tubuh kembali fresh dan segar. (ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Beberapa teknik pemijatan tradisional dari berbagai negara dihadirkan dalam satu kemasan di Seruni Spa, Aston Hotel and Convention Center Semarang. Pijatan tradisional ini dipercaya bisa membuat tubuh kembali rileks setelah seharian beraktivitas. Selain itu dengan treatment yang benar akan membuat peredaran darah menjadi lancar.

Salah satu menu yang ditawarkan oleh Seruni Spa adalah double back massage yang dalam teknik pemijatannya memadukan tiga jenis pijat tradisopnal yakni Hawaiian Lomi-Lomi, Shiatsu, dan Thai Massage. “Tiga teknik ini diaplikasikan ke bagian punggung, kepala dan bahu sehingga bisa membuat rileks otot yang pegal ataupun lelah,” kata Supervisor Seruni Spa, Tyas Budi Christiawan, kemarin.

Teknik pijat Hawaiian Lomi-Lomi misalnya. Cara pemijatan ini adalah mengusap punggung dengan menggerakkan tangan sang pemijat mirip aliran ombak pantai Hawaii. Teknik ini dilakukan khusus untuk merelaksasi tubuh bagian punggung. Setelah itu, ruas-ruas tulang belakang dipijat menggunakan teknik Japanese Shiatsu dengan lebih menekan ke pusat titik saraf. Sementara untuk Thai Massage berfokus pada punggung bagian atas. “Teknik ini khusus untuk merilekskan punggung dan melancarkan peredaran darah,” tambahnya.

Dengan menggunakan minyak terapi beraroma lavender, kita juga bisa merasakan pijatan di bagian dahi dan kepala yang dititikberatkan kepada saraf yang ada di kepala yang selanjutnya akan menjalar ke wajah. “Tujuan pemijatan bagian kepala dan bahu untuk menghilangkan gejala penyakit pusing. Selain itu juga bisa mengobati kelelahan mata sekaligus memperlancar aliran darah di wajah sehingga wajah akan menjadi cerah kembali,“ tandasnya. Pijatan ini sendiri dilakukan selama 30 menit dengan runtutan bagian punggung, leher, kepala, baru ke wajah. (den/ric)