”Saat ini sudah sehat, bisa jalan dan normal seperti biasanya. Nantinya kalau ada keluhan lagi, bisa dilakukan rawat jalan.”
Direktur Operasional RSUP dr Kariadi, Darwito

KALISARI – Kondisi mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani Tri Ratnaningsih, dinyatakan sudah membaik. Terpidana kasus korupsi pembangunan perumahaan bersubdisi Griya Lawu Asri (GLA) Karanganyar dengan vonis 6 tahun penjara itu akan segera kembali ke Lapas Wanita Bulu, untuk menjalani masa tahanan. Padahal sehari sebelumnya, pihak keluarga menyatakan kondisi Rina memburuk, dan harus menjalani operasi.

Seperti diketahui Rina Iriani dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi, Kota Semarang sejak 5 maret 2015. Namun pernyataan Direktur Operasional RSUP dr Kariadi, Darwito, justru berbanding terbalik dengan apa yang disampaikan pihak keluarga. Di mana Darwito mengatakan, kondisi pasiennya berinisial R sudah membaik dan dinyatakan sehat oleh tim dokter. ”Hari ini (kemarin, Red), pasien kami R (Rina Iriani) sudah akan kami pulangkan ke lapas,” kata Darwito, Selasa (17/3).

Darwito menambahkan, tidak ada problem berat dalam penyakit Rina. Saat datang, dirinya hanya mengalami demam. ”Memang ada pengaruh dari penyakit lalunya, tapi itu tidak masalah. Saat ini sudah sehat, bisa jalan dan normal seperti biasanya. Nantinya kalau ada keluhan lagi, bisa dilakukan rawat jalan,” pungkasnya.

Sementara itu, saudara Rina Iriani, Sriyono mengatakan, terkejut mendengar adanya keterangan pihak RSUP dr Kariadi Semarang. ”Belum ada rencana balik ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Wanita Semarang. Kondisinya (Rina) masih sering pusing dan tidak sadar karena sakit yang pernah dialaminya,” kata Sriyono melalui saluran handphone-nya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Sriyono mengatakan, adiknya tersebut masih dirawat di kamar 333 Paviliun Garuda President Suite RSUD dr Kariadi. Ia menjelaskan, Rina pernah menjalani operasi atas sakit pada tulang belakang bagian kepala. ”Di kepalanya juga terpasang pen, ada juga sakit di bagian telinga. Adik saya, di kamar secara rutin menjalani terapi atas sakitnya,” ungkapnya.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Wanita, Semarang, Suprobowati mengatakan, terhadap terpidana, Rina merupakan kewenangan Kejati Jateng, apakah akan dibantarkan atau tidak ke lapas.
”Yang jelas sampai jam sekarang (15.50) terpidana belum diantarkan ke lapas. Kami masih menunggu dari pihak Kejati,” katanya

Seperti diketahui, Rina Iriani saat ini tengah menjalani masa hukuman enam tahun panjara di LP Kelas II Wanita Semarang. Hukuman ini berdasarkan putusan ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto pada persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, 17 Fabruari 2015. Terhadap putusan majelis ini, Rina dan pengacaranya akan mengajukan banding. (mg21/zal/ce1)