SANTAI: Para siswa SD Negeri Cacaban 4 Kota Magelang belajar mewarnai di Alun-Alun Kota Magelang, Selasa (17/3). (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
SANTAI: Para siswa SD Negeri Cacaban 4 Kota Magelang belajar mewarnai di Alun-Alun Kota Magelang, Selasa (17/3). (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
SANTAI: Para siswa SD Negeri Cacaban 4 Kota Magelang belajar mewarnai di Alun-Alun Kota Magelang, Selasa (17/3). (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MAGELANG – Usai ujian tengah semester (UTS) siswa kelas 1, 2 dan 3 SD Negeri Cacaban 4 Kota Magelang melepas lelah di Alun-alun Kota Magelang, Selasa (17/3). Sambil bercengkerama di alam bebas, 98 pelajar itu juga melaksanakan kegiatan belajar seni mewarnai di kawasan yang menjadi ikon Kota Sejuta Bunga tersebut.

Menurut pihak sekolah, kegiatan di alam terbuka sengaja dilakukan sebagai variasi kegiatan sekolah. Guru pendamping Monika Retno mengatakan, kegiatan pengganti class meeting itu dianggap lebih menarik siswa untuk partisipasi.

“Harapannya siswa tidak merasa jenuh dan kembali bersemangat untuk mengikuti proses kegiatan belajar mengajar (KBM) selanjutnya,” kata Monika di sela-sela kegiatan.

Guru pengampu mata pelajaran seni dan komputer itu berujar, kegiatan pendukung seperti itu juga dapat memberikan pengalaman baru bagi siswanya. Aak belajar memecahkan masalahnya ketika berada di lingkungan baru. Dia mencontohakan, saat siswa tak melihat banyak tempat sampah di sekitar mereka berada, maka tak lantas membuang sampah sembarangan.

“Sampahnya di simpan dulu, barulah saat melihat ada tempat sampah di dekatnya, sampah-sampah itu dibuang,” tandasnya yang mencontohkan tempat sampah yang ada di kawasan alun-alun berada di tepian, sedangkan proses mewarnai dilaksanakan di tengah lapangan.

Dari kegiatan itu, anak dapat belajar lebih mandiri dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungannya. Agar terlatih merawat, menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar. “Ini juga bagian dari promosi kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Raffa, salah satu siswa yang mengikuti kegitan itu mengaku senang bisa bermain di luar ruangan. Selain udaranya lebih segar, dia jadi lebih semangat berangkat sekolah.
“Asyik bisa mewarnai di luar kelas,” tutur bocah berusia 7 tahun itu. (put/ton)