PERANGI NARKOBA: Tim dari BNN Provinsi Jateng melakukan tes urine kepada anggota Kodim 0733 BS/Semarang kemarin. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)
PERANGI NARKOBA: Tim dari BNN Provinsi Jateng melakukan tes urine kepada anggota Kodim 0733 BS/Semarang kemarin. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)
PERANGI NARKOBA: Tim dari BNN Provinsi Jateng melakukan tes urine kepada anggota Kodim 0733 BS/Semarang kemarin. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)

SEKAYU – Anggota Kodim 0733 BS/Semarang melakukan tes urine di aula makodim setempat kemarin (16/3). Tes yang dilakukan secara rutin tersebut diperlukan guna mengetahui jika ada anggota yang mengonsumsi narkotika.

Dandim 0733 BS/Semarang Letkol Inf Muhammad Taufiq Zega menjelaskan, tes urine kepada para anggota tersebut dilakukan secara acak, bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Jateng.

Sebelumnya, juga diberikan sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada 300-an anggota Kodim 0733 BS/Semarang yang terdiri atas koramil-koramil di Semarang.

”Kita bekerja sama dengan BNN Provinsi Jateng untuk melakukan tes urine walaupun sifatnya acak, namun sudah mewakili anggota Kodim 0733 BS/Semarang,” ungkapnya.

Zega menambahkan, jika dalam tes tersebut didapati ada anggota yang terbukti positif mengonsumsi narkotika, maka pihaknya dengan tegas melakukan pemecatan.

”Jika positif ada aturannya melakukan langkah rehabilitasi jika pun ada proses hukum ya diproses hukum. Dari pimpinan sudah jelas jika nyata-nyata ada anggota TNI yang menggunakan dan ada barang bukti narkoba jelas pecat,” tegasnya.

Sementara mengenai sosialisasi, lanjut Zega, lebih kepada memberikan pengetahuan dan pembekalan kepada anggota Kodim baik dari prajurit maupun PNS. Sosialisasi tersebut juga ditujukan bagi Babinsa dan Danramil untuk bisa memberikan arahan ke sekolah-sekolah sesuai dengan tugas Kodim menjaga kesatuan kewilayahan. ”Semoga dengan sosialisasi mengenai narkotika tersebut, setidaknya dari dalam bisa menjadi tameng diri sendiri dan keluarga, selain itu juga untuk masyarakat,” tandasnya. (dit/aro/ce1)