Gerindra Buka Koalisi Terbuka

167
KETUA DPC GERINDRA: Sumardiyo. (SUMALI IBNU CHAMID/ RADAR KEDU)
KETUA DPC GERINDRA: Sumardiyo. (SUMALI IBNU CHAMID/ RADAR KEDU)
KETUA DPC GERINDRA: Sumardiyo. (SUMALI IBNU CHAMID/ RADAR KEDU)

WONOSOBO – Peta koalisi antar-partai politik (parpol) menjelang Pilkada Wonosobo pada Desember mendatang, belum terbaca. Hingga saat ini, masing-masing parpol masih saling menunggu. Termasuk, DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Partai ini belum menentukan arah koalisi.

“Kami belum menentukan koalisi, kalau komunikasi antar-parpol sudah dilakukan, tapi belum memutuskan untuk koalisi,” kata Ketua DPC Partai Gerindra, Sumardiyo, kemarin.

Sumardiyo mengakui, dalam skala politik nasional, Gerindra masuk dalam Koalisi Merah Putih (KMP). Namun untuk pilkada, DPC diberi keleluasaan oleh DPP untuk menentukan sendiri arah koalisi. Sebab peta politik di daerah, berbeda dengan peta politik nasional.

“Kami terbuka koalisi dengan parpol apa saja untuk pilkada. Boleh sama PKB, boleh juga dengan PDI Perjuangan atau parpol lain,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Wonosobo itu menambahkan, untuk calon yang akan diusung, juga belum ditentukan. Ia juga menyebut, kemungkinan Gerindra tidak mencalonkan kader internalnya.

Hanya saja, Sumardiyo mengakui, beberapa nama kerap disebut sebagai calon. Mereka intens berkomunikasi dengan Gerindra. Seperti Agus Subagyo, HM Hardi, Siswadi, juga Maya Rosida. Namun, belum ada pembicaraan resmi untuk menggunakan kendaraan Gerindra. “Kalaupun kami mengusung, kami harus berkoalisi,” katanya.

Sumardiyo mengatakan, upaya membangun koalisi dengan berbagai parpol, masih terus dilakukan. Pihaknya mengaku sudah intens berkomunikasi dengan hampir semua partai. Namun, hingga sejauh ini, belum ada kesepakatan koalisi. “Ya, kami menunggu perkembangan saja, karena proses masih terus berjalan,” pungkasnya. (ali/isk)