26 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Mahasiswa Bentrok dengan Warga

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi'...

Ultra Super

Dunia listrik Indonesia memasuki era baru --era unit 1.000 MW. Bulan depan, Oktober. Itulah era teknologi ultra super critical. Itulah pembangkit terbesar yang...

DIAMANKAN : Puluhan petugas dan warga masih bersiaga di lokasi bentrok di penginapan Renata 1, kemarin. (MUNIR ABDILLAH/RADAR SEMARANG)
DIAMANKAN : Puluhan petugas dan warga masih bersiaga di lokasi bentrok di penginapan Renata 1, kemarin. (MUNIR ABDILLAH/RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Pesta wisuda ratusan mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga di penginapan Renata 1 desa Kopeng, berujung bentrok dengan warga sekitar, Minggu, (15/3), kemarin. Dalam insiden itu tiga warga mengalami luka robek akibat dikeroyok. Sejumlah warga yang geram, sempat mengepung ratusan mahasiswa di luar penginapan. Berntung petugas polisi segera datang dan mengamankan kejadian.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika ratusan mahasiswa berpesta merayakan wisuda kelulusan. Dua mahasiswa yakni Manuel Umbu, 22, dan Agustinus, 22, keluar penginapan untuk membeli minuman keras di mini market, dini hari. Saat di tengah perkampungan, mereka membleyer-bleyer motornya. Karuan saja, warga yang merasa terganggu akhirnya menegur.

Tidak terika ditegur, dua mahasiswa itu lantas memanggil teman-temannya. Saat itu juga, puluhan mahasiswa memukuli warga yang menegurnya. Kejadian itu sontak membuat gaduh di tengah perkampungan. Warg ayang mendengar kegaduhan, langsung balik menyerang gerombolan mahasiswa. Sontak, sempat terjadi aksi bentrok antara mahasiswa dan puluhan warga. Kalah jumlah, mahasiswa itupun berlari dan masuk penginapan. Beruntung, penjaga hotel segera menutup gerbang, sehingga warga tidak bisa masuk ke dalam penginapan. “Mahasiswa itu justru menantang saat ditegur warga. Jadi langsung terjadi tawuran antara warga setempat dan para mahasiswa. Karena kalah jumlah mahasiswa mundur ke Hotel Renata. Tawuran berhenti setelah aparat dari Polsek Getasan, Koramil Getasan dan Polres Semarang datang ke lokasi,” kata seorang saksi Warsito, 57.

Akibat kejadian ini, sejumlah warga mengalami luka-luka termasuk pemilik angkringan Priono di sekitar lokasi. Kapolres Semarang, AKBP Muslimin Ahmad mengatakan, insiden bentrok disebabkan karena warga merasa terganggu dengan aktifitas mahasiswa. Pihaknya telah mengamankan ratusan mahasiswa dan dibawa ke Mapolres Semarang pada pukul 08.30. “Sudah kami amankan dan kami periksa. Selain itu beberapa warga juga kami mintai keterangan untuk mengetahui penyebab pasti adanya tawuran tersebut,” katanya. (abd/fth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Kesulitan Biaya Pengobatan, Butuh Uluran Tangan

Siswa Kelas 12 SMKN 2 Kota Pekalongan, Henry Budiman, sudah 10 bulan ini terbaring tanpa daya, terkena kanker otak stadium 4. Kondisinya kini semakin...

Proposal Masuk 57 Persen, 10 Kabupaten Cair

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mengklaim bahwa bantuan keuangan desa 2015 yang diberikan kepada seluruh desa tetap dapat dikucurkan. Pemberian bantuan itu...

Anggaran Penelitian Masih Minim

SEMARANG – Masa depan penelitian dan pengembangan (litbang) di Jawa Tengah belum sepenuhnya menggembirakan. Dari 35 kabupaten/kota, baru ada enam daerah yang memiliki lembaga...

Siap Bersaing di Kelas Adventure

SEMARANG – PT Astra Honda Motor (AHM) terus memperkuat penjualan motor jenis adventure, kali ini mereka meluncurkan All New Honda CRF150L dengan desain dan performa...

More Articles Like This