KH Nurullah Yasin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
KH Nurullah Yasin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
KH Nurullah Yasin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

DEMAK – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Demak hingga kini masih belum all out untuk mempersiapkan siapa calon yang akan diusung dalam pilkada Desember nanti. Meski demikian, PKB lebih cenderung memilih pasangan calon (paslon) bupati dan wakil yang betul-betul peduli pada madrasah, pesantren dan Nahdlatul Ulama (NU).

Selain itu, dari segi keilmuan juga mumpuni serta bisa memajukan Kota Wali. Ketua Dewan Syuro DPC PKB Demak, KH Nurullah Yasin mengatakan, hingga kini PKB masih memegang erat figur-figur yang pas untuk dicalonkan. Meski demikian, pihaknya masih belum dapat disebutkan secara gamblang. “Nanti dulu. Yang jelas, sudah ada beberapa figur yang kita simpan rapat-rapat,” katanya, kemarin.

Sekarang ini PKB masih belum dapat memaksimalkan peran Desk Pilkada yang telah dibentuk. Sebab, masih menunggu surat keputusan (SK) dulu dari DPP PKB di Jakarta. Desk Pilkada PKB dikendalikan lima orang dari pengurus Tanfidziyah. Yaitu, Nurul Muttaqin (Ketua), Parsidi (Sekretaris), Gozali, Fadlan dan Ahmad Fadil (anggota).

Jumlah pengurus desk pilkada tersebut sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk tekhnis (juklak dan juknis) dari DPP. Kiai Nurullah menambahkan, terkait dengan koalisi, PKB sementara ini masih sebatas koalisi ditingkat fraksi dengan Partai Nasdem. Sedangkan, pada saatnya nanti tetap koalisi dengan partai lain.

“Sebetulnya, dengan Nasdem saja sudah bisa mengusung sendiri paslon. Karena jumlah kursi di DPRD sudah ada 12 orang anggota dewan. Hanya saja, kita tetap koalisi dengan partai lain agar tingkat dukungan suara lebih mantap saat pilkada
mendatang,” tambahnya. (hib/fth)