Penari Studio 8 Undip Siap Tampil di Perancis

326
MENDUNIA: Penari Undip yang tergabung dalam Studio 8 saat tampil di Shanghai, Tiongkok. (DOK. STUDIO 8)
MENDUNIA: Penari Undip yang tergabung dalam Studio 8 saat tampil di Shanghai, Tiongkok. (DOK. STUDIO 8)
MENDUNIA: Penari Undip yang tergabung dalam Studio 8 saat tampil di Shanghai, Tiongkok. (DOK. STUDIO 8)

TEMBALANG – Sejumlah mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) akan menampilkan kebudayaan Indonesia di Perancis pada 14 Juli mendatang. Mereka tergabung dalam unit kegiatan kampus Studio 8. Di negara Menara Eiffel itu, mereka akan menampilkan beberapa tarian asal Indonesia.

Sebelumnya, mereka membawa misi budaya ke Portugal pada September 2014 silam. Dalam kunjungannya ke Portugal, mereka menampilkan 5 tarian beserta 2 musik arrangement. Di antaranya, Tari Pendet dari Bali, Tari Saman dari Aceh, Tari Piring dari Sumatera Barat, Tarian Bajidor Kahot dari Sunda, dan Tari Lenggasor dari Jateng. Tarian Indonesia ini mereka tampilkan dengan bangga, mengingat mereka merupakan satu-satunya perwakilan Indonesia yang menampilkan kebudayaan Indonesia di negara kelahiran pesepak bola Ronaldo tersebut.

Mereka menampilkan kebudayaan Indonesia di 4 kota Portugal, di antaranya Faro, Viana do Castelo, Santarém, Lisbon. Di kota pertama hingga ketiga, mereka tampil dalam festival yang diikuti oleh 7-9 negara di dunia, dan di kota keempat, yakni Lisbon, para mahasiswa mengadakan konser tunggal kebudayaan-kebudayaan Indonesia.

Ketua tim, Ibnu Sri Fuqoha, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Undip, mengungkapkan, antusiasme masyarakat setempat sangat tinggi mengingat kebudayaan yang mereka bawa (Indonesia) merupakan kebudayaan yang sama sekali berbeda dengan kebudayaan pendududuk setempat. Ibnu merasa bangga dapat menampilkan kebudayaan-kebudayaan Indonesia yang disambut baik oleh para penonton. Namun ia menyayangkan ketika ada penonton yang menanyakan benua di mana lokasi Indonesia berada.

”Kami menampilkan beberapa budaya Indonesia. Ini kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia di kancah internasional. Karena ternyata masih ada yang belum mengetahui akan keberadaan Indonesia. Itu sangat disayangkan sekali,” ungkap Ibnu.

Di negara tujuan, mereka tidak hanya menampilkan kebudayaan Indonesia, tapi juga bertukar pengalaman akan kebudayaan dari masing-masing negara asal. Tercatat, Studio 8 Undip merupakan satu-satunya wakil dari Asia yang membawa misi budaya ke Portugal waktu itu.

”Ini merupakan kesempatan kami untuk menampilkan yang terbaik, kami mempersiapkan selama kurang lebih lima bulan latihan untuk yang ke Portugal kemarin. Dan untuk ke depan, kami mulai melakukan persiapan dari sekarang,” kata Ibnu yang pernah membawa misi budaya ke Shanghai, Tiongkok ini. (mg23/aro/ce1)