SEPEDA SANTAI : Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho bersama Dandim 0716 Demak Letkol Inf Ari Ariyanto dan Sekda Pemkab Demak dr Singgih Setyono MMR sepeda sehat bersama, kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
SEPEDA SANTAI : Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho bersama Dandim 0716 Demak Letkol Inf Ari Ariyanto dan Sekda Pemkab Demak dr Singgih Setyono MMR sepeda sehat bersama, kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
SEPEDA SANTAI : Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho bersama Dandim 0716 Demak Letkol Inf Ari Ariyanto dan Sekda Pemkab Demak dr Singgih Setyono MMR sepeda sehat bersama, kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

DEMAK – Angka kecelakaan lalulintas (lakalantas) di wilayah Demak mengalami penurunan sekitar 20 persen. Meski demikian, Polres Demak hingga kini terus melakukan berbagai upaya agar laka lantas bisa ditekan serendah mungkin. Sebab, banyak korban meninggal akibat kecelakaan di jalanan.

Demikian disampaikan Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho disela sepeda sehat keliling desa bersama Dandim 0716 Demak Letkol Inf Ari Ariyanto dan Sekda Pemkab Demak dr Singgih Setyono MMR, kemarin. Kapolres mengatakan, jalan lurus dan bagus tidak bisa dijadikan alasan banyaknya laka lantas yang terjadi di kota Demak. “Sekedar contoh, negara tetangga yang notabenenya jalan lebih baik namun angka kecelakaan lalu lintas sangat kecil dibandingkan di Indonesia,” kata Kapolres didampingi Kasubag Humas AKP Zamroni.

Menurutnya, lakalantas terjadi akibat 4 faktor, yaitu faktor manusia ( humas eror ), faktor jalan, faktor kendaraan dan faktor cuaca. Salah satu contohnya saat ini banyak anak muda yang demen melakukan aksi kebut-kebutan di jalan. Padahal, ketika kecepatan tinggi maka kendaraan sulit untuk dikendalikan. “Jadi banyak penyebeb kecelakaan di jalan. Anak muda harus lebih berhati-hati dan jangan kebut-kebutan di jalanan,” imbuhnya.

Sementara itu, setelah sepeda santai di wilayah Kecamatan Demak Kota dan Wonosalam, Kapolres langsung meninjau beberapa pos yang berada di sepanjang Sayung hingga Karanganyar. “Kita jalin sinergitas sehingga bisa hidup guyub rukun ditengah masyarakat,” tambahnya. (hib/fth)