Rumah Terbakar, Nenek Tewas

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

WONOSOBO – Kebakaran kembali terjadi di Wonosobo. Kali ini di Dusun Mranggen Jurang, Desa Tanjunganom, Kecamatan Kepil. Rumah milik Saroji RT 4 RW 4 ludes dilalap api.

Selain meludeskan bangunan rumah, Suripah, nenek berusia 80 tahun tak mampu menyelamatkan diri. Ia tewas terbakar di dalam rumah.

Informasi yang dihimpun Radar Kedu, kebakaran di rumah Saroji bermula pada Rabu (11/3) malam sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, aliran listrik di dusun pelosok itu, hampir semuanya padam. Untuk itu, Saroji menyalakan lampu minyak di beberapa titik ruangan rumahnya.

Setelah mendengar azan Maghrib, Saroji bergegas menuju masjid di dusunnya untuk salat berjamaah. Kemudian sekitar pukul 18.30, diketahui rumahnya telah terbakar. Kebetulan hampir semua bagian dinding terbuat dari kayu, sehingga api dengan cepat melumat bangunan rumah. Suripah, istri Saroji gagal menyelamatkan diri.

Menurut Camat Kepil Singgih Kuncoro, kebakaran berlangsung pada malam hari saat sebagian besar warga tengah berada di masjid. Pemicu kebakaran diduga berasal dari lampu minyak yang tumpah kemudian menyebar ke bagian rumah lain. “Kondisi Suripah sudah nenek tua, usianya sudah 80 tahun sehingga tidak bisa menyelamatkan diri,” katanya.

Singgih mengatakan, berdasarkan penyelidikan dari Polsek Kepil, diduga lampu minyak yang tumpah diletakkan dalam kamar tidur, tempat Suripah istirahat. Api yang menyulut tumbahan minyak mengenai kasur dan cepat menyebar.

“Warga sudah berupaya memadamkan api, namun api bergerak lebih cepat sehingga korban tidak bisa diselamatkan,” katanya.

Selain korban meninggal dunia, imbuh Singgih, kerugian harta ditaksir sekitar Rp 10 juta. Dengan kejadian ini, ia meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati. Apalagi saat ini musim hujan dan angin yang bisa memicu bencana lain.

“Korban sudah dimakamkan hari ini (kemarin, red). Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang,” jelasnya. (ali/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Tunggak Pajak, Dirut Pabrik Tekstil Ditahan

SALATIGA–Pengusaha berkebangsaan Korea berinisial KJY, pemilik PT SJG Salatiga disandera badan (gizjeling) di Ruma Tahanan (Rutan) Salatiga oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak bekerjasama...

Rumah Produksi Sangkar Burung Ludes

SUKOHARJO – Sebuah rumah di kawasan Perumahan Green Recidance, Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, tinggal arang, kemarin (21/11). Hunian yang sekaligus dijadikan produksi sangkar...

PO Bus Eksekutif Tentukan Tarif Sendiri

SALATIGA–Perusahaan otobus (PO) antar kota antar provinsi (AKAP) kelas eksekutif dan super eksekutif menentukan tarif sendiri pada arus mudik dan balik tahun 2015 ini....

Penasaran Kalahkan Bima

MULAI berkenalan dengan tenis meja sejak kelas 2 SD, Danang Tri Pamungkas saat ini menjadi salah satu pemain terbaik di Jawa Tengah. Terakhir, Danang...

More Articles Like This

- Advertisement -