DIAMANKAN : Mobil PDIP yang ditinggalkan pelaku penusukan sopir truk dan pelaku perusakan Puskesmas Leyangan. (DOK FOR RASE)
DIAMANKAN : Mobil PDIP yang ditinggalkan pelaku penusukan sopir truk dan pelaku perusakan Puskesmas Leyangan. (DOK FOR RASE)
DIAMANKAN : Mobil PDIP yang ditinggalkan pelaku penusukan sopir truk dan pelaku perusakan Puskesmas Leyangan. (DOK FOR RASE)

UNGARAN–Petugas Satreskrim Polres Semarang masih memburu pelaku penganiayaan sopir truk dan perusakan Puskesmas Leyangan, Ungaran Timur. Polisi saat ini baru mengamankan mobil Toyota Kijang pikap H 1656 QC berwarna merah bertuliskan PDI Perjuangan serta mengamankan barang bukti pecahan kaca.

Menurut Kapolres Semarang, AKBP Muslimin Ahmad, kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Anggotanya juga masih memburu pelaku perusakan tersebut. Sementara itu, dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa pecahan kaca dan mobil pikap.

“Proses penyelidikan masih berjalan, saat ini tersangka masih kita cari,” tutur Kapolres usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD memperingati Hari Jadi ke-494 Kabupaten Semarang, Kamis (12/3) kemarin.

Kapolres mengatakan, dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan mobil yang digunakan pelaku . Mobil tersebut memang operasional partai politik. Namun tidak ada kaitannya dengan tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku. “Mobil itu tidak ada kaitannya dengan tindak pidana yang dilakukan pelaku,” tutur Muslimin Ahmad.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Senin (9/3) pukul 20.00 lalu dibuat geger oleh ulah residivis kasus narkoba yang mengamuk. Salah seorang pelaku dikenali bernama Gatot, 30, warga Leyangan Krajan, Desa Leyangan, Ungaran Timur. Mereka mengamuk membawa senjata tajam melukai sopir truk Mualifin, 32, warga Leyangan hingga harus dijahit 15. Pelaku juga merusak ruang Poliklinik Umum dan KIA/KB Puskesmas Leyangan. (tyo/ida)