PENGUKUHAN : Pengurus FKUB Demak periode 2015-2020 dikukuhkan di Gedung Bina Praja, kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
PENGUKUHAN : Pengurus FKUB Demak periode 2015-2020 dikukuhkan di Gedung Bina Praja, kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
PENGUKUHAN : Pengurus FKUB Demak periode 2015-2020 dikukuhkan di Gedung Bina Praja, kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

DEMAK-Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menjadi salah satu wadah yang tepat untuk mempererat hubungan antar umat beragama. Karena itu, keberadaan FKUB tersebut dinilai memiliki peran sangat vital dalam mendorong kondusivitas daerah terkait hubungan antarumat beragama tersebut.

Hal tersebut mengemuka di sela pengukuhan jajaran pengurus baru FKUB Demak periode 2015-2020, yang berlangsung di gedung Bina Praja, Pendopo Kabupaten, Jalan Kiai Singkil, Kota Demak, kemarin. Ketua FKUB yang baru dijabat H Abdullah Syifa’ dan Wakil Ketuanya H Saronji.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Harwanto. Kepala Kantor Kesbangpolinmas Pemkab Demak, Taufik Rifai mengatakan, FKUB menjadi sarana memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurutnya, FKUB juga turut mendorong pembangunan di Demak makin maju dan sejahtera. “Kami berharap, apa yang menjadi tujuan dibentuknya FKUB ini tercapai, utamanya dalam membangun bangsa ini,” katanya.

Kasi Kesbangpol, Yanto Mulyanto menambahkan, pengukuhan FKUB diikuti seratus peserta dari berbagai elemen masyarakat. Di antaranya, dari pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia (FPBI) dan para tokoh masyarakat.

Menurutnya, pengukuhan pengurus FKUB mendasarkan pada peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas kepala daerah/wakil kepala daerah. Wakil Bupati Harwanto mengungkapkan, posisi FKUB sangat penting didaerah. “FKUB harus bisa turut menjaga kerukunan antar umat beragama, khususnya di wilayah Demak ini,” jelasnya. (hib/ida)