KOMPAK: Sebagian anggota Komunitas Mazda Semarang saat kumpul bareng. (DOK. KOMUNITAS MAZDA SEMARANG)
KOMPAK: Sebagian anggota Komunitas Mazda Semarang saat kumpul bareng. (DOK. KOMUNITAS MAZDA SEMARANG)
KOMPAK: Sebagian anggota Komunitas Mazda Semarang saat kumpul bareng. (DOK. KOMUNITAS MAZDA SEMARANG)

Berawal dari kesamaan hobi, akhirnya para pencinta mobil Mazda di Kota Semarang membentuk Komunitas Mazda Semarang. Tidak hanya kumpul bareng, komunitas ini juga kerap menggelar bakti sosial dan touring bersama.

MIFTAHUL A’LA

KOMUNITAS ini merupakan wadah bagi pemilik, penggemar mapun pencinta mobil Mazda yang ada di Kota Semarang dan sekitarnya. Semua orang bisa bergabung dan bertukar pikiran terkait dengan persoalan mobil Mazda.

”Ini sebagai wadah berkumpulnya para pencinta mobil Mazda di Semarang,” kata Ketua Komunitas Mazda Semarang, Agung Wahyono kepada Radar Semarang.

Diceritakan, awalnya komunitas Mazda Semarang bernama Mazda Joglosemar, yang resmi berdiri pada 11 Oktober 2009. Anggota Mazda Joglosemar ini tak hanya warga Kota Atlas, tapi juga pencinta mobil Mazda Jogjakarta dan Solo.

Nah, seiring berjalannya waktu, akhirnya berubah nama menjadi komunitas Mazda Semarang. Pergantian nama ini cukup berlasan, karena demi efisiensi dan agar lebih mempermudah para anggota berkumpul. ”Sebab jika Joglosemar, secara geografis wilayahnya cukup jauh. Akhirnya masing-masing kota berdiri sendiri,” ujarnya.

Munculnya komunitas ini di Kota Semarang disambut antusias masyarakat. Dari mulut ke mulut, nama komunitas ini semakin dikenal publik. Para pencinta mobil Mazda pun berdatangan ikut bergabung dalam komunitas ini.

Anggota komunitas ini pemilik mobil Mazda dari berbagai tipe dan tahun keluaran. Mulai Mazda Capella 626, Mazda Interplay Elite, dan Vantrend. Selain itu juga ada tipe sport serta Mazda Astina GT serta tipe MX6. ”Semua pemilik mobil jenis Mazda boleh gabung, saat ini anggotanya sudah mencapai 100 orang,” katanya.

Untuk lebih mengakrabkan anggota, komunitas ini secara rutin menggelar pertemuan setiap Jumat malam di kompleks Taman KB depan SMA 1 Semarang. Dalam kegiatan itu, semua pecinta Mazda bebas sharing dan bertukar pikiran tentang otomotif, spare part mobil Mazda, bengkel, modifikasi, dan sebagainya. ”Ya, kita ngumpul sambil sharing terkait dengan Mazda. Kegiatan itu rutin digelar setiap Jumat malam,” ujarnya.

Tidak sekadar kopi darat (kopdar), komunitas ini juga kerap menggelar acara bakti sosial dan touring di sejumlah daerah di Indonesia. Mulai Bandung, Jogjakarta, serta sejumlah kota lainnya.

Untuk kegiatan bakti sosial, komunitas ini pernah memberikan santunan kepada para korban bencana. Selain itu, untuk mendekatkan diri dan memupuk rasa solidaritas, ketika ada keluarga atau anggota komunitas yang sakit, anggota yang lain pasti menyisihkan rezekinya untuk membantu.

”Jadi, ketika ada yang sakit, kami kompak untuk menjenguknya atau memberikan bantuan,” kata anggota Komunitas Mazda Semarang, Ismayanuar Tri S.

Ia menambahkan, berbagai kegiatan dilakukan sebagai upaya untuk memperkenalkan Mazda di Kota Semarang. Selain itu, komunitas ini juga kerap mengikuti berbagai kegiatan bersama komunitas otomotif lain. Seperti pameran otomotif, kontes mobil, serta drag race. ”Terakhir, komunitas kami mengikuti acara drag race di sirkuit Tawang Mas Semarang,” ujarnya. (*/aro/ce1)