PEKALONGAN–M Abdul Afif Bin H Abdul Majid, 25, warga Desa Dapuro Gang IV RT 04/ 02 Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang, mengalami nasib malang. Uang ratusan juta rupiah beserta barang berharga lainnya melayang gara-gara ban bocor.

Kejadian tersebut bermula di Jalan HOS Cokroaminoto nomor 397 (depan Toko Santoso) Kelurahan Kuripan Kertoharjo Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan. Pada Senin sore (9/3) sekitar pukul 16.30, korban melintas setelah mengambil uang dari Bank BNI Cabang dengan mobil Toyota Alphard nomor polisi B 836 TRI.

Saat di tempat kejadian, mobil yang dinaiki mengalami kebocoran ban bagian belakang sebelah kiri. Korban yang mengendarai mobil sendirian tersebut, turun dan mengecek ban tersebut. Namun saat kembali ke dalam kendaraan untuk mengambil handphone, tidak menemukan salah satupun. Bahkan setelah mengecek keseluruhan isi mobil, ternyata tas yang berisi uang, 4 unit handphone dan dompet yang diletakkan di jok depan sebelah kiri raib.

Kejadian tersebut dibenarkan Kapolres Pekalongan AKBP Luthfie Sulistiawan melalui Kasatreskrim Kota Pekalongan AKP Bambang Purnomo. “Korban mengalami ban bocor, saat keluar mengecek ban bocor pelaku dimungkinkan mengambil harta korban,” ungkapnya.

Atas kejadian tersebut menurut Bambang, korban mengalami kerugian uang tunai sebesar Rp 193.500.000. Beberapa barang yang hilang antara lain tas warna hitam merek Polo. Yang berisikan KTP, SIM B, SIM C kartu ATM BCA, BNI, Bank Mandiri, Bank NISP, buku tabungan Bank BRI, BNI, BCA, Bank Mandiri semua atas nama korban. Serta Giro BCA Surabaya sebesar Rp 20.000.000 dan Giro BRI Cabang Pekalongan.

“Korban juga kehilangan beberapa handphone, mulai merek Blackberry Bold warna hitam, Blackberry curve warna putih, ponsel merk Cate warna putih dan merk Oppo warna putih. Atas kejadian ini, kami mengimbau kepada masyarakat agar waspada dalam berkendara dan menyimpan barang berharga. Agar tidak mudah diincar oleh orang jahat,” tandas Bambang. (han/ida)