SAAT PATROLI: Tersangka Hendra saat menjalani penahanan di Mapolrestabes Semarang. Petugas juga mengamankan barang bukti hasil curiannya. (Adityo Dwi/Radar Semarang)
SAAT PATROLI: Tersangka Hendra saat menjalani penahanan di Mapolrestabes Semarang. Petugas juga mengamankan barang bukti hasil curiannya. (Adityo Dwi/Radar Semarang)
SAAT PATROLI: Tersangka Hendra saat menjalani penahanan di Mapolrestabes Semarang. Petugas juga mengamankan barang bukti hasil curiannya. (Adityo Dwi/Radar Semarang)

BARUSARI – Seorang pencuri mobil berhasil dibekuk aparat kepolisian saat menggelar patroli. Tersangka bernama Hendra alias Ismoyo, 34, warga Kampung Cibeuling, Desa Cinaraga, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Modus yang dipakai tersangka, meminjam mobil rental dengan menyuruh sopir taksi. Dengan dalih sopir taksi diminta mengantar tersangka pulang menggunakan mobil sewaan tersebut. ”Saya punya ide mencuri karena sedang kepepet kebutuhan,” ujar tersangka Hendra saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, kemarin.

Awalnya, pada tanggal 5 Maret lalu, tersangka mengaku berangkat dari rumahnya, berkunjung ke Surabaya untuk menemui temannya. ”Saya bertemu dua teman. Mereka mau pulang ke Kalimantan, tapi tidak ada kapal dari Surabaya. Saat itulah, punya ide untuk menyewa mobil rental di Surabaya. Mau pulang lewat Semarang,” ujarnya.

Kemudian ia berkenalan dengan seorang sopir taksi bernama Danil, 47, warga Donokerto, Kelurahan Kapasan, Kecamatan Simokerto, Surabaya. ”Saya meminta sopir taksi itu untuk menyewa mobil rental. Sekaligus menyopiri,” katanya.

Akhirnya, disewakan mobil rental Xenia L 1627 PA seharga Rp 500 ribu oleh sopir taksi tersebut. Saat itu, tersangka mengaku telah muncul niat jahat. ”Kami kemudian berangkat ke Semarang menggunakan mobil rental tersebut,” katanya.

Sesampai di Semarang mereka menginap di Hotel Purnama di daerah Bandarharjo Semarang. Namun saat di dalam kamar hotel tersebut, tersangka diam-diam mengincar kunci mobil rental tersebut. ”Saya mengambil kunci mobil di dalam saku sopir taksi tersebut saat dia tertidur,” katanya.

Hendra dengan mudah membawa mobil tersebut dan dikendarai ke Cianjur. Rencananya ia akan menjual mobil di daerah kelahirannya. ”Saya tawarkan Rp 15 juta tidak ada yang mau beli. Saya tertangkap saat dalam perjalanan menuju rumah teman, mobil tiba-tiba mogok. Saat itu ada polisi patroli. Mobilnya tidak ada surat,” katanya.

Merasa curiga dengan kepemilikan mobil tersebut, kemudian petugas melakukan pengusutan dan diketahui mobil tersebut hasil curian. Tersangka kemudian diserahkan ke Polsek Semarang Utara.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono mengatakan penangkapan berhasil dilakukan berkat kerja sama anggota Polsek Semarang Utara dan Polsek Pacet Cianjur. ”Tersangka ini sudah dua kali mencuri mobil rental dengan modus yang sama. Sebelumnya mencuri mobil rental di Bogor, dan ditangkap di Madura,” kata Djihartono.

Dia memanfaatkan jasa sopir taksi saat melakukan aksi pencurian tersebut. ”Tersangka melakukan aksinya seorang diri. Ia dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” pungkasnya. (amu/zal/ce1)