Niat Ngamen, Curi Longdress

156

PEKALONGAN–Niat mengamen malah bekerjasama mencuri batik longdress. Hal itu dilakukan oleh dua pengamen bernama sama Nurul. Adalah, Nurul Anam, 24, warga Kelurahan Banyurip RT 01/06 Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan dan Nurul Arifin, 23, warga Kelurahan Simbang RT 12/04 Buaran Kabupaten Pekalongan.

Untungnya pencurian yang terjadi di rumah juragan batik, H Aspari, 58, warga Kelurahan Banyurip Gang IV RT 02/04 Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan ini tepergok karyawannya, sehingga pencuri dapat ditangkap.

Dari keterangan saksi mata pegawai batik, Moh Qiston Habibi, 23, dan Moh Illyin Falah, 27, pada Sabtu (7/3) sore sekitar pukul 16.00, sedang bersantai setelah seharian bekerja. Mendengar ada dua pengamen, seperti biasa hanya mengasih uang sekedarnya. Setelah dikasih mereka kembali ke ruang tengah untuk mengambil minum.

Setelah itu, kembali lagi ke ruang depan tempat penyimpanan batik, ternyata salah satu pengamen sudah masuk. Adalah Nurul Anam sudah di dalam ruang penyimpanan batik, dengan membawa batik sekodi atau sebanyak 20 potong longdres.

“Salah satu rekannya menunggu di depan rumah. Tahu seperti itu, kami langsung menangkap keduanya. Dan segera kami bawa ke kantor Polsek Pekalongan Selatan,” ujarnya.

Pencurian dengan modus mengamen tersebut dibenarkan Kastreskrim Pekalongan Kota AKBP Bambang Purnomo bahwa telah ditangkap dua pengamen yang mencuri batik daster di Kelurahan Banyurip Gang IV RT 02/04 Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan. “Kedua pelaku pura-pura mengamen sambil melihat situasi lengah karena keadaan sepi. Mereka lantas mengambil barang milik tuan rumah,” ucap Bambang.

Atas kelakukan tersebut korban mengalami kerugian sebanyak Rp 500 ribu, selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Pekalongan Selatan untuk dilakukan penyidikanlebih lanjut. (han/ida)