Ngesti Nugroho. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
Ngesti Nugroho. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
Ngesti Nugroho. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)

UNGARAN – Ngesti Nugraha terpilih sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang periode 2015-2020 dalalam konferensi anak cabang (konfercab) yang yang digelar di Kantor Panti Marhaen Semarang. Ngesti yang juga menjabat anggota DPRD Kabupaten Semarang itu menggantikan posisi Bambang Kusriyanto yang mencalonkan dirinya sebagai Bupati Semarang. Banyak tugas berat yang sudah menunggu Ngesti, salah satunya adalah menyambut pilkada desember mendatang.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mengatakan, dari 13 nama calon Ketua DPC PDIP usulan Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Pengurus Ranting yang disampaikan ke DPD PDIP Jateng mengerucut 6 orang untuk mengikuti tes seleksi. Mereka yang diusulkan untuk mengikuti tes seleksi yakni Mundjirin, Wijananto, Bambang DN, Ngesti Nugraha, Agus Budiyono dan Bondan Marutohening. Dari enam orang, hanya tiga yang mendapatkan rekomendasi yakni Bondan, Ngesti dan Agus Budiyono. “Dalam konfercab muncul tiga nama yang direkomendasi oleh DPP sebagai calon ketua DPC, yakni Saya, Ngesti Nugraha, Agus Budiyono. Kemudian kami bertiga diberi kesempatan musyawarah mufakat untuk memilih ketua. Akhirnya kami sepakat memilih Ngesti Nugraha sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang periode 2015-2020,” kata Bondan, Minggu (8/3) kemarin.

Untuk Sekretaris DPC PDIP dijabat Bondan Marutohening, Bendahara DPC PDIP Agus Budiyono, ditambah 9 wakil ketua bidang, 2 wakil sekretaris, dan satu wakil bendahara. Selanjutnya PDIP Kabupaten Semarang akan membentuk kepengurusan ditingkat PAC (Kecamatan). Pembentukan di tingkat PAC saat ini masih terjadi deadlock yakni Kecamatan Bandungan, Bringin dan Ungaran Barat. Selain itu juga dibentuk kepengurusan di tingkat ranting yakni di 235 desa/kelurahan. “Kepengurusan di tingkat DPC sudah terbentuk. Jadi tinggal mensolidkan kepengurusan untuk menghadapi pilihan kepala daerah (pilkada) 2015 ini,” tambah Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha..

Ngesti menambahkan, bahwa saat ini masih menunggu rekomendasi dari DPP tentang siapa calon yang akan diusung sebagai Bupati Semarang. Ngesti berharap rekomendasi diberikan kepada tokoh yang benar-benar kader PDIP. “Siapapun yang mendapat rekomendasi akan kita dukung. Seluruh kader PDIP wajib hukumnya mengamankan dan memenangkan,” imbuhnya.

PDIP tetap membuka peluang untuk koalisi dengan parpol lain, sekalipun PDIP bisa mengusung calon sendiri. “Kita membuka lebar koalisi, tapi hingga saat ini belum ada komunikasi politik yang terbangun,” tambahnya. (tyo/fth)