Pembangunan Jangan Bebani Pemprov

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

Didik Herdiana Prasetyo. (Ricky Fitriyanto/Radar Semarang)
Didik Herdiana Prasetyo. (Ricky Fitriyanto/Radar Semarang)

SEMARANG – Dewan berharap agar Gubernur Jateng bisa lebih bijak dalam merealisaikan ide untuk membangun provinsi ini. Sebab, selama ini banyak program besar gubernur yang fantastis, tapi justru menjadi beban pemprov. Dia mencontohkan saat ini, pemprov sedang menggodok pembangunan Jateng Park di Kawasan Hutan Penggaron, Kabupaten Semarang.

”Gubernur jangan asal merealisasikan ide besarnya. Harus ada kajian yang mendalam dan berhati-hati. Agar tidak justru membebani pemprov,” kata anggota Komisi B DPRD Jateng, Didiek Herdiana Prasetyo, kemarin. ”Ide monumental boleh, tapi harus menyesuaikan. Agar pembangunan dan fungsinya bisa optimal,” imbuhnya.

Politisi PDIP ini menambahkan, untuk pembangunan Jateng Park harus dikaji lebih mendalam. Sebab meski sudah ada MoU, pembangunan Jateng Park terkesan dipaksakan. Sebab lokasinya berada di kawasan hutan lindung. ”Untuk Jateng Park harus benar-benar diperhatikan lingkungannya. Karena yang digunakan itu kawasan hutan,” tambahnya.

Dewan berharap jangan sampai pembangunan Jateng Park nantinya justru berlarut-larut karena konsep yang kurang matang. Dan jelas akan menjadi beban dan merepotkan pihak pemprov sendiri, karena harus menyuntikkan dana untuk merampungkan pembangunan tersebut. ”Ini kan dibangun dengan menggunakan uang rakyat, jangan sampai terbengkalai di tengah jalan. Harus benar-benar direncanakan secara matang,” tambahnya.

Dewan berharap agar pemprov benar-benar menyiapkan perencanaan matang dalam pembangunan Jateng Park di kawasan hutan Penggaron, Kabupaten Semarang. Pemprov tidak usah tergesa-gesa untuk merealisasikan pembangunan tersebut. Dewan juga menyambut baik kecepatan Pemprov Jateng untuk membangun Jateng Park. Sebab, target awal untuk melakukan MoU antara Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Perhutani, Pemprov Jateng serta Pemerintah Kabupaten Semarang sudah dilakukan. ”Artinya, sudah ada titik terang harapan untuk pembangunan Jateng Park. Jadi harus benar-benar disiapkan secara matang, terutama masterplan-nya,” tambah anggota Komisi B DPRD Jateng, Achsin Ma’ruf. (fth/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Diskusi dengan Tokoh Muhammadiyah dan NU

SEMARANG – Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi – Hevearita Gunaryanti Rahayu bergerak cepat menjalin komunikasi dengan berbagai elemen...

Pelajar Curi Batu Akik

WONOSOBO – Gila batu akik merambah banyak kalangan. Tidak hanya kolektor, namun juga masyarakat umum. Tak terkecuali pelajar salah satu SMK berinisial AP, 19,...

Jelang Puasa, Kafe Karaoke Buka Siang

KAJEN–Puluhan kafe dan karaoke di Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Wonokerto dan Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, mulai dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, kafe karaoke yang seharusnya dibuka malam...

Lepas Masa Lajang

Abdul Mughis dan Widya Eky Kusmayanti, usai melangsungkan akad nikah di Gedung Wiratama Museum Pangeran Diponegoro Jogjakarta, Kamis (7/4) 2016. (*)

More Articles Like This

- Advertisement -