Sukses dari Bisnis Es Krim

389
SUKA WIRAUSAHA: Dimas Yudha Prawira. (RICKY DOUGLAS/RADAR SEMARANG)
SUKA WIRAUSAHA: Dimas Yudha Prawira. (RICKY DOUGLAS/RADAR SEMARANG)
SUKA WIRAUSAHA: Dimas Yudha Prawira. (RICKY DOUGLAS/RADAR SEMARANG)

NONGKRONG atau hangout adalah aktivitas yang sangat digemari remaja masa kini. Namun pernahkah kita berpikir jika aktivitas yang dianggap buang-buang waktu bagi beberapa kalangan ini justru bisa menjadi ladang rezeki? Ya, pemuda yang biasa dipanggil Dimas Yudha Prawira ini mengawali bisnis dari tongkrongan bersama ketiga sahabatnya; Didith Haryo Wicaksono, 24; Lanang Pradana, 24, dan Kuncoro Adi, 24.

”Dari dulu memang suka bisnis. Sempat ikut sekolah bisnis juga di EPAM International,” tutur salah satu owner Kafe Esgrimhouse ini kepada Radar Semarang.

Pemuda kelahiran 1991 ini memang menyukai dunia wirausaha. Bahkan, ia tidak ada niat untuk bekerja sebagai karyawan kantoran. Saat ini, Dimas masih kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Akuntansi Unika Soegijapranata.

”Saya dan tiga teman merintis Kafe Esgrimhouse Desember 2014. Idenya sih setelah melihat cuaca Semarang yang panas pasti orang butuh minuman yang menyejukkan. Alhamdulillah usaha kami diterima masyarakat. Sekarang kami tengah menyiapkan cabang kedua di Tembalang. Insya Allah Maret sudah mulai buka,” katanya.

Saat ini, Esgrimhouse memiliki 15 karyawan yang membantu operasional usaha. Kendala yang paling sering dihadapi, kata Dimas, adalah ketika customer sedang ramai, mereka harus bisa melayani dengan cepat.

”Wirausaha itu nggak ada jam kerja yang pasti. Ya 24 jam itu kita kerja untuk kemajuan Esgrimhouse, tinggal gimana pintar-pintarnya kita aja buat memanfaatkan waktu untuk kegiatan lainnya,” ujarnya.

Ditanya tip dalam berwirausaha, Dimas menyebut: jangan takut berusaha. Gagal bangkit lagi. Gagal bangkit lagi. ”Awali dengan doa dan akhiri juga dengan doa, karena yang kita peroleh bukan semata-mata dari tangan kita sendiri tapi atas seizin Allah,” ucapnya. (mg22/aro/ce1)