Penyelundupan Hewan Kian Marak

192
PATROLI GABUNGAN : Petugas gabungan sedang melakukan pengecekan mobil, puluhan sepeda motor dan truk, di pertigaan Sruwen, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, kemarin malam (5/3). (MUNIR ABDILLAH/RADAR SEMARANG)
PATROLI GABUNGAN : Petugas gabungan sedang melakukan pengecekan mobil, puluhan sepeda motor dan truk, di pertigaan Sruwen, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, kemarin malam (5/3). (MUNIR ABDILLAH/RADAR SEMARANG)
PATROLI GABUNGAN : Petugas gabungan sedang melakukan pengecekan mobil, puluhan sepeda motor dan truk, di pertigaan Sruwen, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, kemarin malam (5/3). (MUNIR ABDILLAH/RADAR SEMARANG)

TENGARAN—Mengantisipasi adanya penyelundupan barang terlarang dan pencurian hewan ternak di Kabupaten Semarang yang mulai marak, petugas gabungan lima Polsek di Kabupaten Semarang mengadakan operasi di pertigaan Sruwen, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, kemarin malam (5/3). Lima polsek adalah Polsek Suruh, Tengaran, Getasan, Kaliwungu dan Pabelan. Dalam operasi tersebut, petugas memeriksa puluhan sepeda motor, truk dan mobil.

Kapolsek Suruh, AKP Inyoman Suastama, mengatakan bahwa akhir-akhir ini pencurian hewan ternak mulai marak kembali. Modusnya menyembelih hewan di kandang, kemudian dimasukkan ke dalam mobil. Sampai saat ini, kabupaten masih aman, tapi perlu peningkatan keamanan.

“Pencurian yang dulu sempat heboh di Kabupaten Semarang, kini diperketat keamanannya supaya tidak terulang kembali. Informasi yang kami dapat, di daerah Tulung Klaten baru saja terjadi pencurian hewan ternak dengan modus seperti itu,” tuturnya.

Sementara itu, untuk tindak isu pembegalan yang sedang marak, Inyoman mengatakan Kabupaten Semarang khususnya daerah perbatasan dengan Salatiga masih aman. Kendati begitu, pihaknya menugaskan anggotanya untuk patroli di daerah yang gelap dan rawan kejahatan.

“Meski sampai saat ini pembegalan masih aman, tapi keamanan di beberapa daerah rawan akan terus ditingkatkan. Khususnya daerah-daerah yang gelap dan rawan tindak kejahatan, kami sisir setiap malam. Kami juga berharap kepada masyarakat agar tetap waspada,” pungkasnya.

Dari operasi kemarin, petugas tidak menemukan adanya mobil yang membawa barang-barang terlarang dan hewan ternak. Petugas hanya mencurigai adanya truk yang nomornya tidak sesuai dengan STNK yang ada. Kemudian membawa truk ke Polsek Tengaran untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (abd/ida)