UNGARAN–Pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) BKKBN, Paino, 64, warga Dusun Jambu Lor RT 02 RW 01, Desa Jambu, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, ditemukan tewas gantung diri, di ruang salat rumahnya, Kamis pagi (5/3) kemarin. Diduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena depresi atas kondisi istrinya yang mengalami sakit stroke.

Kali pertama korban ditemukan oleh anggota keluarganya, sekitar pukul 04.45 di ruang salat berukuran 1,5 x 2 meter. Korban ditemukan dalam posisi masih terjerat sarung yang diikatkan di atap rumahnya. Keluarga korban lantas meminta tolong warga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jambu Kabupaten Semarang.

Petugas Polsek Jambu yang datang kemudian memintai keterangan warga dan memeriksa jenazah. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Polisi memastikan korban tewas karena bunuh diri dengan sengaja melakukan gantung diri. Keluarga korban menduga, Paino depresi karena istrinya sakit gula dan stroke sudah 4 tahun.

Kapolres Semarang, AKBP Muslimin Ahmad melalui Kasubag Humas AKP Endang Suprobo membenarkan korban tewas gantung diri. Polisi menduga korban depresi karena istrinya sakit-sakitan dan kerap keluar masuk rumah sakit. “Istrinya sudah lama sakit stroke dan sering keluar masuk rumah sakit. Mungkin dia depresi karena keadaan tersebut,” kata Endang. (tyo/ida)