Penampilan Dalang Cilik Memukau Penonton

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

LINCAH : Penampilan Galih Wahyu Sejati yang memainkan lakon wayang kulit Gatotkaca Lahir dalam kegiatan pelestarian seni dan budaya di SMPN 1 Wonosobo, Jumat (6/3). (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
LINCAH : Penampilan Galih Wahyu Sejati yang memainkan lakon wayang kulit Gatotkaca Lahir dalam kegiatan pelestarian seni dan budaya di SMPN 1 Wonosobo, Jumat (6/3). (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)

WONOSOBO – Usai Ujian Tengah Semester (UTS), SMP Negeri 1 Wonosobo menggelar kegiatan pelestarian seni budaya pertunjukan wayang kulit. Menariknya, dalam pertunjukan itu semua pemain para siswa. Sebagai dalang, Galih Wahyu Sejati siswa kelas XII. Sedangkan para niaga para siswa kelas XIII dan IX.

Meski dimainkan oleh para siswa, pertunjukan yang dihelat di halaman SMP Negeri 1 Wonosobo itu menyita perhatian warga. Pertunjukan berdurasi 3 jam, dipadati penonton. Dalam pertunjukan ini, Galih yang sudah mendalami seni pedalangan sejak masih duduk di bangku SD, mengangkat lakon Gatotkaca Lahir.

Hartoyo, 65, guru ekstrakurikuler kesenian tradisional mengatakan, untuk mempersiapkan pertunjukan ini butuh waktu mencapai 1 bulan, utamanya untuk niaga. Karena para siswa tidak semuanya memahami seni pertunjukan wayang kulit. Prosesnya, untuk para niaga dikenalkan lakon, urutan cerita hingga musik iringan yang dibutuhkan.

“Kalau untuk dalang tidak ada masalah, karena memang sudah sejak SD menguasai seni pedalangan dan sudah sering pentas di tingkat nasional,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo mengaku sangat terkesan dengan pertunjukan wayang yang dibawakan siswa-siswi SMP 1 Wonosobo. Kegiatan tengah semester ini merupakan wujud apresiasi sekolah kepada para peserta didiknya dalam mengamalkan pelajaran di kelas, “Acara semacam ini perlu apresisasi lebih dari berbagai kalangan, baik pemerintah maupun pihak sekolah,” ujarnya Jumat (6/3).

Menurutnya, proses belajar mengajar akan berlangsung selama kita masih hidup. Kegiatan belajar yang dilakukan kemarin merupakan wujud dari kepedulian para dewan guru terhadap penanaman dan penguatan terhadap budaya dan karakter para peserta didik. “Belajar tidak harus di kelas, bisa di mana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja.”

Kepala SMP N 1 Wonosobo Parwanto mengatakan, acara ini akan berlangsung selama 2 hari. Pada hari pertama pihak sekolah menggelar acara pentas budaya wayang kulit dan bazar jajanan pasar serta pakaian layak pakai. Kemudian pada hari kedua, pihak sekolah mengadakan beberapa penyuluhan yang bekerjasama dengan beberapa instansi. Bentuk penyuluhan tersebut antara lain, undang-undang lalu lintas, bahaya narkoba dan HIV/AIDS. (ali/mg5/ton)

- Advertisement -

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

Random News

Siap Maksimalkan Aset Milik Pemkot

SEMARANG – Pasangan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu sudah mengantongi banyak ide untuk memajukan kota Lumpia. Ide-ide...

Kini, WP Dapat Revaluasi Aset

SEMARANG–Permohonan revaluasi aset dapat diajukan oleh para Wajib Pajak (WP) pada tahun 2015 dan tahun 2016. Setelah pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor...

Buru 4 Pelaku Penganiayaan Ojol  

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Empat pelaku kasus kekerasan yang menimpa pengemudi ojek online (Ojol) Ambiya Yudha Mulyana, 45, warga Kanfer Raya, Kelurahan Padangsari, Kecamatan Banyumanik masih diburu...

Ungkap Pelaku Tidak Sulit

PAKAR Teknologi Informasi (IT) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Solichul Huda saat dimintai komentar mengatakan, untuk menganalisis modus penguapan saldo di rekening memerlukan event...

More Articles Like This

- Advertisement -