GAYAMSARI- Pemeriksaan terhadap Muhammad Husein, 56, sopir bus maut PO Sang Engon B 7222 KGA masih terus berlanjut. Meskipun hingga saat ini sopir yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut masih menjalani perawatan intensif dan masa penyembuhan di RS Bhayangkara, Semarang.

Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Pungky Bhuana Santoso, mengatakan, jika pihaknya tidak mengalami kesulitan meski tersangka masih dirawat di rumah sakit. Pihaknya juga masih melanjutkan proses pemeriksaan terkait insiden kecelakaan di Lingkar Tol Jangli, Jatingaleh, pada Jumat (20/2) lalu.

“Proses pemeriksaan masih berlanjut. Kami juga sudah dua kali periksa pemilik PO Sang Engon. Keterangan dari belasan korban luka juga sudah kami lakukan,” katanya, Kamis (5/3).

Terkait pemeriksaan terhadap tersangka, pihaknya mengaku baru satu kali diperiksa. Pemeriksaan masih seputar insiden waktu itu. Sementara pemilik bus juga menjalani pemeriksaan terkait kelaikan bus dan prosedur.

“Sopir baru satu kali, pemilik sudah dua kali. Kalau diperlukan lagi, maka pemilik akan kami panggil lagi. Untuk saat ini kami masih fokus dalam pemberkasan,” terangnya.

Adapun berdasarkan pemeriksaan fisik bus yang dilakukan oleh Dishubkominfo Kota Semarang, kondisi bus masih laik jalan. Bahkan tidak ada kebocoran minyak rem yang menyebabkan rem blong. (har/aro)