ATASI ABRASI : FKUB Kabupaten Rembang, TNI, Polri, masyarakat menanam 2.000 pohon Cemara Laut dan Kelapa di Pantai Jatisari Sluke dan Pantai Binangun, Lasem Kabupaten Rembang, Minggu (1/3) kemarin. (PENDAM IV DIPONEGORO)
ATASI ABRASI : FKUB Kabupaten Rembang, TNI, Polri, masyarakat menanam 2.000 pohon Cemara Laut dan Kelapa di Pantai Jatisari Sluke dan Pantai Binangun, Lasem Kabupaten Rembang, Minggu (1/3) kemarin. (PENDAM IV DIPONEGORO)
ATASI ABRASI : FKUB Kabupaten Rembang, TNI, Polri, masyarakat menanam 2.000 pohon Cemara Laut dan Kelapa di Pantai Jatisari Sluke dan Pantai Binangun, Lasem Kabupaten Rembang, Minggu (1/3) kemarin. (PENDAM IV DIPONEGORO)

REMBANG-Kondisi pantai yang rusak akibat abrasi, memantik perhatian banyak pihak. Karena itulah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Rembang, TNI, Polri, masyarakat mengadakan penanaman 2.000 pohon Cemara Laut dan Kelapa di Pantai Jatisari Sluke dan Pantai Binangun, Lasem Kabupaten Rembang, Minggu (1/3) kemarin.

Acara penanaman tersebut dihadiri Plt Bupati Rembang, H Abdul Hafidz, jajaran pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Rembang, Dandim 0720/Rembang Letkol Inf Wawan Indaryanto S.Pd, Camat Sluke Mardiyanto SH, Lurah Jatisari, Moch Ridwan, perwakilan SMP N 1 Sluke serta penduduk sekitar.

Dandim 0720/Rembang, Wawan Indaryanto S.Pd menyampaikan bahwa Pantai Jatisari-Sluke dan Pantai Binangun-Lasem merupakan wilayah konservasi, yang sebelumnya rusak akibat abrasi. Oleh karenanya, dilaksanakan penanaman 2.000 pohon Cemara Laut dan Pohon Kelapa di pantai tersebut. “Harapannya, ke depan bisa menjadi destinasi wisata,” katanya.

Dinda Aprilia, 14, siswi SMPN 1 Sluke sangat antusias mengikuti kegiatan ini. “Saya memang cinta terhadap lingkungan dan suka dengan yang hijau-hijauan,” ungkapnya. (pen/ida)